| 10 Views

Israel Disebut Berpotensi Serang Iran Sebelum Pemilu 27 Oktober

TEL AVIV, CendekiaPos – Israel disebut tengah bersiap menghadapi kemungkinan kembali terlibat dalam konflik dengan Iran sebelum pelaksanaan pemilu Israel yang dijadwalkan pada 27 Oktober 2026.

Laporan tersebut disampaikan media Israel, Channel 12, pada Kamis (8/10/2026). Informasi itu muncul di tengah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sebelumnya mengatakan Washington tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan umum sela Kongres AS pada 3 November.

Menurut laporan Channel 12, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Eyal Zamir, telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah pejabat AS yang tidak disebutkan identitasnya.

Dalam pembicaraan tersebut, Zamir disebut memperingatkan bahwa kemungkinan serangan terhadap Iran dapat berdampak terhadap pelaksanaan pemilu Israel, terutama jika Iran memberikan respons militer terhadap serangan tersebut.

Channel 12 melaporkan, Zamir memperoleh informasi mengenai persiapan militer AS untuk menghadapi kemungkinan dimulainya kembali operasi militer terhadap Iran dalam beberapa pekan mendatang.

Namun, laporan tersebut tidak menjelaskan secara rinci apakah komunikasi antara Zamir dan pejabat AS dilakukan melalui sambungan telepon atau dalam pertemuan langsung.

Iran Diperkirakan Membalas Serangan

Menurut laporan tersebut, kekhawatiran Israel berkaitan dengan kemungkinan Iran membalas setiap serangan AS dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel.

Jika terjadi serangan balasan dalam skala besar, situasi keamanan di Israel dikhawatirkan memburuk dan berpotensi memengaruhi pelaksanaan pemilu.

Militer Israel sendiri disebut menolak memberikan komentar mengenai pembicaraan antara Zamir dan pejabat AS tersebut.

Sementara itu, Channel 12 juga melaporkan bahwa Pentagon telah menginstruksikan Komando Pusat AS (US Central Command) untuk menyelesaikan persiapan menghadapi kemungkinan dimulainya kembali konflik dengan Iran.

Meski demikian, belum ada tanggal pasti yang ditetapkan untuk dimulainya operasi militer tersebut.

Trump Belum Ambil Keputusan Akhir

Channel 12 mengutip sejumlah pejabat AS yang menyebut Trump masih mempertimbangkan kemungkinan melancarkan kembali serangan terhadap Iran sebelum pemilu Israel.

Namun, keputusan akhir disebut belum dibuat.

Salah seorang pejabat AS bahkan mengatakan keputusan mengenai langkah tersebut dapat ditentukan dalam waktu tujuh hingga 10 hari.

Perkembangan ini menambah ketidakpastian mengenai situasi keamanan di Timur Tengah, terutama terkait kemungkinan meningkatnya kembali ketegangan antara AS, Israel, dan Iran menjelang agenda politik penting di kedua negara.


Share this article via

4 Shares

0 Comment