© Doni Riw
Sebuah pesan dari nomor tak dikenal tetiba masuk di chat WhatsApp pribadi. By the way, saya menggunakan dua nomor; WA pribadi dan WA Bisnis.

Semua pesan yang masuk Wa pribadi biasanya dari nomor yang dikenal. Kalaupun ada yang tak dikenal, biasanya soal undangan mengisi suatu forum.

Namun kali ini, pesan tak dikenal itu berisi selling atau penawaran suatu produk yang tidak saya butuhkan sama sekali. Pesan saya abaikan.

Selang beberapa hari, kejadian sama berulang. Lama-lama sebel juga jadi korban spam. Akhirnya nomer saya report dan block.

Saya bertanya pada teman yang pernah mengalami peristiwa yang sama. Ternyata respon mereka sama. Report dan block.

Mengapa banyak orang merasa terganggu dengan selling model spam ke nomer Wa pribadi ini?

Jawabannya adalah; Wa itu ruang privat. Berbeda dengan IG, Fb, YouTube, dll.

IG, FB, YouTube, adalah medsos publik. Ibarat dunia nyata seperti taman kota, pasar, jalanan, dll. Makanya, jualan di IG, FB, YouTube, itu biasa saja.

Sedangkan Wa adalah medsos privat. Ibarat dunia nyata adalah rumah, bahkan kamar.

Bayangkan, ada orang tak dikenal, tetiba masuk kamar tanpa salam tanpa ketok pintu. Terus nerocos panjang lebar tentang keunggulan produknya. Itulah perumpamaan selling model spam Wa.

Bayangkan, sebuah text panjang lebar, di"copy" terus dikirim ke nomor-nomor tak dikenal secara acak.

Si pengirim tak tahu siapa si penerima pesan, apa latar belakangnya, apa interestnya, apa demografinya, dan lain-lain.

Alhasil, bukan dagangannya laku, justru malah nomor Wa-nya direport dan diblock banyak orang.

Selling itu bukan asal menawarkan barang kepada siapapun secara membabi buta.

Keputusan seseorang untuk membeli sangat terpengaruhi persepsi atas barang atau jasa yang ditawarkan.

Di situlah letak penting branding dan startegi marketing, sebelum anda melakukan selling secara besar-besaran.

Selling membabi buta tanpa branding dan marketing hanya akan menambah citra buruk produk anda di benak calon konsumen.

InsyaAllah next saya lanjutnya tentang posisi branding dan marketing dalam proses penjualan suatu produk.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations