Oleh: Sherly Agustina, M.Ag (Revowriter Waringin Kurung)
Seorang ulama besar Imam Malik rahimahullah pernah berkata: “Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”
freepik.com/arrow_smith2

Ungkapan yang sangat populer, sehingga dahulu para ulama mempelajari adab terlebih dahulu sebelum mempelajari ilmu. Bahkan mempelajari adab layaknya seperti mempelajari ilmu. Maka tak heran, hasilnya dari para ulama terdahulu mereka sukses dalam menuntut ilmu. Mereka mendapat keberkahan ilmu, yaitu semakin taat dan dekat kepada Allah Swt serta kehidupan mereka diliputi keberkahan. 

Walaupun secara materi dunia mungkin mereka kurang, hal itu tak menonjol dalam kehidupan mereka, karena penggantungan hidup mereka kepada Allah Swt yang luar biasa. Ya, tawakkal para ulama yang sangat luar biasa dan patut menjadi contoh bagi umat Islam.

Terutama  di zaman now,  adab seperti sudah tergerus oleh zaman dan asing di kalangan anak millenial. Ta'dzim atau penghormatan seorang murid terhadap gurunya sudah berkurang, menuntut ilmu pun tak semangat hanya sekedar formalitas. Maka, seperti yang dilihat out  put pendidikan saat ini, banyak remaja yang tawuran, nge-drugs, free sex bahkan sampai aborsi. Beginilah potret buram generasi muda saat ini.

Tentu sangat diharapkan, generasi muda saat ini bisa mencontoh para ulama terdahulu mempelajari adab sebelum menuntut ilmu. Atau meneladani para ulama dalam mempelajari adab. Mengapa para ulama mendahulukan mempelajari adab? Sebagimana Yusuf bin Al Husain menyebutkan, “Dengan mempelajari adab, maka kamu jadi gampang memahami ilmu.”

Benar, dengan memperhatikan adab maka akan mudah meraih ilmu. Sedikit perhatian pada adab, maka ilmu akan disia-siakan. Oleh karenanya, para ulama sangat perhatian sekali mempelajarinya. Salah seorang ulama bernam Ibnul Mubarok mempelajari adab selama 30 tahun sedangkan mempelajari ilmu selama 20 tahun.



YOUR REACTION?

Facebook Conversations