Saat menjalani Ramadhan, spirit itu membara. Berpuasa dari semua yang dilarang Allah, tilawah, sedekah, sholat qiyamul lail, serta amalan-amalan yang lain. Semua itu kita lakukan untuk mencapai derajat tertinggi di hadapan Allah, yaitu level takwa.

Oleh: Marwah Ummu Afa

Pepatah “Mempertahankan lebih sulit dari mengawali” ternyata banyak benarnya.  Tak terkecuali dalam menjaga spirit Ramadhan kita.  Saat menjalani Ramadhan, spirit itu membara.  Berpuasa dari semua yang dilarang Allah, tilawah, sedekah, sholat qiyamul lail, serta amalan-amalan yang lain.  Semua itu kita lakukan untuk mencapai derajat tertinggi di hadapan Allah, yaitu level takwa.

Pada bulan Ramadhan kita digembleng, untuk menghasilkan amunisi amal kita pada sebelas bulan sesudahnya.  Dengan harapan tetap terjaga spiritnya, hingga mencapai derajat takwa sebagaimana kita capai pada Ramadhan lalu.  Namun, benarkah demikian?  Banyak spirit yang jatuh satu-satu atau malah rontok dalam waktu sekejap.  Boro-boro hingga sebelas bulan, sebulan saja susah untuk mempertahankannya.  Berikut tips menjaga spirit Ramadhan agar tetap awet hingga Ramadhan menghampiri kita lagi di tahun yang akan datang.

  1. Dzikrul maut

Senantiasa mengingat kematian.  Kita tidak tahu kapan dia akan datang menjemput kita.  Tak menunggu sakit, tak harus tua.  Saat itulah semua harus kita pertanggungjawabkan kepada Allah.  Maka senyampang ada umur dan kesempatan, segera beramal sebagaimana semangatnya kita beramal saat Ramadhan.  Kalau bukan sekarang, kapan lagi.  Bukankah hadits Rasulullah telah jelas “Beramallah kamu seolah-olah kamu mati besok, bekerjalah seolah-olah kamu hidup selamanya”.

  1. Dzikrullah

Senantiasa mengingat Allah.  Memahami bahwa Allah sebagai satu-satunya tujuan hidup kita.  Posisi kita sebagai makhluk dan Allah sebagai Sang khalik menempatkan kita harus tunduk padaNya.  Maka semua aktivitas kita harus senantiasa ditujukan untuk Allah semata.  Kuncinya adalah dengan melakukan semua syariatnya, tanpa memilih dan memilah.

  1. Istiqomah dalam ketaatan

Dengan kesadaran penuh, harus kita jaga spirit Ramadhan ini dengan tetap taat.  Meski banyak godaan dan rintangan, harus tetap istiqomah.  Ini membutuhkan kesabaran ekstra.  Karena rintangan semakin hari semakin banyak ragamnya.  Bisa berupa celaan hingga tudingan dan intimidasi jika kita ingin menjadi muslim yang taat.

  1. Selalu dijalankan, meski sedikit

Amalan harus rutin kita lakukan meskipun sedikit.  Bukankah Allah mencintai amal yang sedikit dan istiqomah daripada yang banyak tapi kadang-kadang.  Amalan yang rutin membuat kita terbiasa.  Namun jangan berdalih beramal sedikit saja sudah cukup, daripada banyak tapi jarang.  Harus kita upayakan bagaimana amalan kita rutin dan banyak.  Dan yang terpenting senantiasa ikhlas semata karena Allah.

Demikianlah tips menjaga spirit Ramadhan agar tetap bisa menjadi amunisi hingga sebelas bulan kedepan menuju Ramadhan yang akan datang.  

YOUR REACTION?

Facebook Conversations