Oleh: Ummu Zhafran (Pegiat Opini, Komunitas Akademi Menulis Kreatif)
Untung tak dapat dicapai, malang sudah pasti. Begitulah kira-kira nasib Rupiah kini. Di tengah pandemi akibat virus Corona, Rupiah nyatanya ikut terbantai.
koinworks

Mengutip dari laman Kompas, selangkah lagi rupiah akan mengincar rekor terburuknya sepanjang masa.  Yakni di level 16.650 per dolar AS pada Juni 1998.

Meski saat ini belum yang terburuk, namun rupiah resmi menjadi mata uang terlemah di kawasan Asia.

Sepanjang tahun ini saja, mata uang Garuda tersebut sudah anjlok 19,35 persen. Mengingat pada 31 Desember 2019 lalu, rupiah masih tenang di posisi Rp 13.866 per dolar AS. (kompas.com, 23/3/2020)

Menyibak Sihir Uang Kertas

Zaman now, siapa tak suka melihat uang?  Terlebih bila tersaji bertumpuk-tumpuk kertas uang di depan mata.  Wow, hitamnya bola mata bisa bersalin menjadi hijau.  Masalahnya tak banyak yang tahu saat itu pula sihir terdepresiasi.  

Ya, sihir yang menjadikan uang kertas dinilai berharga padahal sebaliknya.  Ketika sihir lenyap, yang tersisa hanya helai kertas.  

Seorang praktisi dinar-dirham – Zaim Saidi yang juga Direktur Utama Wakala Induk Nusantara menyatakan hal yang kurang lebih senada.  Menurutnya,  jatuhnya mata uang rupiah terhadap  dolar AS seperti terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini, adalah sebuah keniscayaan yang memang pasti akan selalu terjadi.   Sebab sejatinya penurunan ini bukan hanya rupiah, namun seluruh mata uang kertas memang mengalami penurunan. Uang kertas akan selalu turun, karena dia harus dicetak terus menerus. Dan yang terjadi adalah depresiasi mata uang, bukannya inflasi. Karena yang turun adalah nilai tukar uangnya yang berbentuk kertas, bukan nilai uangnya sendiri. (qureta.com, 2019)

Dengan kata lain uang kertas  saat ini hakikinya adalah kertas yang dicetak dengan nominal dan diedarkan.

Hal ini tentu berbeda dengan alat tukar dari bahan yang memiliki nilai intrinsik.  Seperti emas dan perak, misalnya.  Diberi nominal maupun tidak, emas dan perak tetap bernilai hingga akhir zaman.



YOUR REACTION?

Facebook Conversations