Oleh: Evi Shofia, Sp
Wajah kinclong, putih nan menawan adalah dambaan sebagian besar kaum hawa. Berbagai usaha diupayakan untuk mempercantik penampilan.
Ilustrasi Muslimah. Foto: Sahabatnesia

Tak peduli harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah demi mewujudkan impiannya. Inilah fakta yang terjadi di masyarakat sekarang. Maraknya penawaran skincare untuk menyulap wajah menjadi glowing turut meramaikan jagat maya. Promosi  yang efektif dan efisien. Ditambah lagi testimoni dari para pengguna semakin melambaikan angan untuk menjadi putih menawan. 

Mudah cara memperolehnya juga memicu keinginan untuk coba-coba selain harganya juga relatif terjangkau bagi yang berduit. Tidak hanya wanita di perkotaan yang akrab dengan skincare yang bikin glowing ini, bahkan dipelosok pun sudah tak  asing.  Salah satu manfaat yang mereka incar adalah untuk mendapatkan wajah glowing bak bintang-bintang idol K-Pop. Semakin gandrungnya perempuan Indonesia dengan kosmetik glowing ala korea inilah yang memicu makin banyaknya penawaran kosmetik yang legal maupun illegal. 

Perkembangan industri kecantikan makin kinclong seiring dengan pertumbuhan berbagai klinik kecantikan  dan produk kecantikan di Indonesia.  Promosi diluncurkan melalui dunia nyata maupun maya. Bagi yang suka berselancar di internet akan sangat mudah mencari jenis kosmetik yang diinginkan dengan seabrek merk. Kebutuhan untuk menjadi putih dan cantik bukan lagi kebutuhan sekunder, terlebih kebutuhan tersier, tapi sudah menjadi kebutuhan primer. Maka tak heran demi menjadi cantik kaum hawa rela memakai kosmetik  dari yang murahan hingga yang harganya fantastis. Bagi yang berkantong tebal, rela merogoh kocek hingga milyaran demi penampilan yang memukau. 

Perkembangan teknologi digital turut mendorong sifat konsumtif kaum hawa yang gandrung dengan kosmetik. Kemudahan cara belanja online dan janji manis yang ditawarkan memperbesar peluang untuk membelanjakan uang demi kecantikan yang diidamkan. Ditambah lagi gaya hidup hedonis yang berkembang di masyarakat. Wanita masa kini sibuk memutihkan kulit wajah, melentikkan bulu mata, mempertebal alis agar tampak memukau. Tanpa sadar mereka terjebak pada kesibukan untuk memperindah tampilan luar saja. 

Kegandrungan pada kosmetik/skincare tidak hanya melanda wanita dewasa, remaja pun tak mau kalah. Baru-baru ini heboh razia skincare di sekolah yang dilakukan oleh OSIS. Walau sampai saat ini belum diketahui secara pasti itu di mana tapi sempat menjadi tranding topic di Twitter. Hasilnya sebagian besar siswi membawa skincare ke sekolah. 

Tas mereka berisi berbagai macam produk perawatan kulit dan parfum yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kegiatan belajar mengajar. Membawa barang-barang tersebut sama sekali tak memiliki urgensi dalam pelajaran. Berbagai tanggapan warganet, ada yang pro dan kontra. Ada yang menyalahkan OSIS, namun ada juga yang berterima kasih. Begitulah manusia, mereka bertindak sesuai dengan pemahamannya. 



YOUR REACTION?

Facebook Conversations