Oleh: Nasrudin Joha
Orang-orang yang membela Muwafiq, sang penghina Nabi ini sepertinya ingin tahu dan mengukur, sejauh mana kecintaan umat Islam kepada Kanjeng Nabi, Rasulullah Muhammad SAW.
Foto: Twitter

Mereka mengira, iman umatnya Nabi SAW itu seujung kuku, bisa dikalahkan oleh tuah kekuasaan.

Kalian keliru, silakan saja bela Muwafiq. Bahkan, bela lah Muwafiq hingga mati. Maka kalian kelak akan dikumpulkan di akherat bersama Muwafiq. 

Sedangkan kami, akan membela Nabi SAW, sampai mati, karena kami kelak ingin bersama Nabi SAW. Menikmati air telaganya Nabi Muhammad SAW. Kami telah komitmen dengan sahadat kami, dan tak akan melepaskan ketaatan kepada Nabi SAW hingga ajal menjemput.

Rasulullah SAW itu Nabi bagi seru sekalian alam, Nabi yang membawa cahaya, membawa umat dari kegelapan menuju terang benderang. Sedangkan Muwafiq siapa dia? Tak jelas sanad ilmunya? Tak jelas Nasabnya? Tak jelas jasanya bagi Islam.

Muwafiq hanya dikenal sebagai hulu balang istana, pembela rezim zalim. Muwafiq hanya menebar perpecahan dikalangan umat dengan melecehkan Nabi Muhammad SAW.

Yang sangat disayangkan, menjengkelkan, adalah adanya orang yang sibuk membela Muwafiq. Ini umat  Nabi macam apa ? 

BACA JUGA:

Ketahuilah! Muwafiq itu penyakit, penyakit itu harus disembuhkan atau kalau sudah parah harus diamputasi. Bukan di uri-uri, dibelani sampai mati. 

Kalau tubuh mau sehat, ada penyakit itu dibuang, diobati, bukan mempertahankan penyakit. Muwafiq itu mau dipertahankan memang jasanya apa? 

Daripada sibuk membela Muwafiq yang itu menyebabkan pembelanya juga ikut dimusuhi umat, lebih baik ikhlaskan Muwafiq. Cara menolong Muwafiq itu ya dengan memberinya sanksi, agar bertaubat. Bukan membela kesesatannya.

Muwafiq makin besar kepala jika sudah salah masih terus dibela. Lagian, kalian kalau mati membela Muwafiq itu mati dalam keadaan jahiliyah. Mati yang ashobiyah.

Kalau mau siap mati itu untuk Kanjeng Nabi SAW, bukan untuk Muwafiq. Kelak di akhirat, itu yang bisa memberi syafaat adalah Nabi SAW, bukan Muwafiq. []

YOUR REACTION?

Facebook Conversations