Jodoh adalah bagian dari takdir yang harusnya dijalani sebagai kesempatan meraih ridlo-Nya. Maka, Rasulullah saw. memberikan contoh melalui para istrinya, agar lelaki yang usia menikah segera menjemput jodohnya.

oleh: Maman El Hakiem

Kamulah takdirku. Kira kira begitulah kalau akhirnya jadi ke pelaminan, padahal bukan pilihan. Jodoh itu tidak usah pilih-pilih, akhirnya semua ingin dipilih. Jika datang pria yang berani datang menemui orangtua, dan berniat meminang puterinya. Itu jodoh sudah datang sendiri, tidak perlu mencari apalagi berselancar sendiri. Karena jodoh terbaik datang atas doa terbaik orang tua, dan agama yang menjadi penilaian utamanya.

Betapa hidup ini sering habis waktu hanya sekedar mencari rezeki dan jodoh, tanpa merasa ingat mati, yang sebenarnya lebih dekat membersamai kita. Setiap makhluk yang diciptakan Allah SWT telah disiapkan rezekinya,pun jodoh itu adalah pasangan yang bisa mendekatkan rezeki dan menyempurnakan separuh agama. Mereka yang masih pilih pilih jodoh, padahal bekal separuh agama telah ada padanya, maka tidak akan sempurna syariah ini untuk dijalani.

Jodoh adalah bagian dari takdir yang harusnya dijalani sebagai kesempatan meraih ridlo-Nya. Maka, Rasulullah saw. memberikan contoh melalui para istrinya, agar  lelaki yang usia menikah segera menjemput jodohnya. Beragamnya karakter dan keadaan istri Rasulullah saw adalah uswah agar tidak pilih pilih dalam memilih jodoh. Ada sosok Siti Khadijah ra. seorang janda mulia, Siti Aisyah ra. yang masih belia, Ummu Habibah(Ramlah) binti Abu Sufyan,janda yang dikhianati suaminya karena beda agama,atau Juwairiyah binti al Harits, seorang wanita tawanan perang.



YOUR REACTION?

Facebook Conversations