Oleh: Doni Riw
Dari sudut legitimasinya, seorang pemimpin negara bisa dikelompokkan dalam tiga kategori.

Ketiga kategori itu adalah sebagai berikut:

1) Pemimpin yang mendapatkan legitimasi nyata dari rakyatnya, dan legitimasi formal dari hukum di negerinya.

Ciri pemimpin ini dicintai rakyat, dekat dengan rakyat, dan tak takut dikudeta rakyat.

Contoh terbaik tentu saja Rasulullah saw.

2) Pemimpin yang mendapatkan legitimasi rakyat tapi tidak mendapatkan legitimasi hukum di wilayahnya.

Cirinya, dia dicintai rakyat, dekat dengan rakyat, tapi dituduh pemberontak oleh kekyatan formal di wilayahnya.

BACA JUGA:

Contohnya Pangeran Diponegoro. Dicintai rakyat tapi dituduh pemberontak oleh penjajah.

3) Pemimpin yang mendapatkan legitimasi formal dari putusan hukum negaranya, tetapi tidak memiliki legitimasi nyata dari rakyatnya.

Cirinya, takut pada gerakan rakyat. Jauh dari rakyat dengan tanda memasang pasukan pengaman yang luar biasa banyak. Wajar, dia perlu mengamankan diri dari takyatnya yang sejatinya banyak yang tidak mempercayainya.

Contohnya... emmm... aduh kok tiba-tiba saya blank ya. Tidak bisa memberikan contoh yang tepat.

Baiklah. Cukup sekian. Silakan mencari contoh sendiri-sendiri ya.


Jogja 171019

@doniriw

t.me/doniriw_channel

fb.me/doniriwchannel

YOUR REACTION?

Facebook Conversations