Rasanya terlalu banyak manusia yang tidak menyadari nikmat Allah untuk manusia yang satu ini. Gratisan, selalu ada dan tak pernah kualitasnya turun. Selain itu udara sangat sesuai dengan kebutuhan dasar tubuh, relevan dan menjadi kebutuhan paling primer.

Masih banyak hal yang wajib disyukuri atas nikmat Allah yang ada dalam tubuh kita yang bekerja tanpa kita sadari, selain yang sudah penulis sebutkan, juga masih banyak yang lain dan tak terhingga. 

(وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعۡمَةَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَاۤۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَفُورࣱ رَّحِیمࣱ)

[Surat An-Nahl 18]

Dan Allah mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan.

Diantara nikmat yang ada dalam tubuh manusia yang bekerja tanpa otak sadar dan bekerja atas kendali Allah SWT untuk kita, seperti pernafasan, jantung, usus, sensor vital tubuh dan lain sebagainya, karena kebodohan saya dan kekurangan pekaan saya, sayapun tidak sanggup menulis lebih banyak lagi. 

Untuk kesempatan ini, nampaknya nikmat yang bersifat internal tanpa sadar, kita cukupkan sampai sini, yaitu sampai pembahasan kemarin tentang sendi dan persendian. 

Sekarang kita coba masuk ke potensi di luar tubuh Manusia, yang merupakan nikmat tak terelakkan yang manusia hanya boleh bersyukur dan ancamannya berat saat kufur. Diantaranya adalah nikmat udara. 

Rasanya terlalu banyak manusia yang tidak menyadari nikmat Allah untuk manusia yang satu ini. Gratisan, selalu ada dan tak pernah kualitasnya turun. Selain itu udara sangat sesuai dengan kebutuhan dasar tubuh, relevan dan menjadi kebutuhan paling primer. 

Ya Allah sungguh hanya pendosa yang yang tidak pernah diberi nikmat untuk mengingat, mengetahui dan memahami kehadiran udara ini. Hanya orang kufur yang merusak nikmat udara ini sehingga tercemar. Hanya orang jahat yang menjadikan nikmat udara ini menjadi alat penyebaran virus atau penyakit. 

Anda tidur, anda bangun atau anda sibuk bekerja, nikmat ini tetap menemani dengan setia. 

Anda mukmin dan mereka kafir terhadap ayat Al-Qur'an dan kebenaran akhirat, tetap saja untuk anda dan mereka tetap diberi jatah udara yang pas untuk hidup. 

Saya dan anda semoga bertambah usia, bertambah pula kesadaran akan hadirnya nikmat udara ini. 

Mari kita berusaha untuk mendapatkan kenikmatan mengingat nikmat ini melalui mematuhi Rasulullah SAAW dengan senantiasa berdoa dengan doa : 

“Ya Allah, bantulah aku agar senantiasa berdzikir, bersyukur dan beribadah dengan baik kepada-Mu.

Yang berkenan mengetahui sumber haditsnya, silahkan simak dibawah ini : 

 

Home  Amalan  Berdoa di Akhir Shalat Agar Rajin Berdzikir, Bersyukur dan Memperbagus Ibadah

BELAJAR ISLAM AMALAN

Berdoa di Akhir Shalat Agar Rajin Berdzikir, Bersyukur dan Memperbagus Ibadah

By Muhammad Abduh Tuasikal, MSc -  October 19, 2017 8779 0

 

Ada anjuran membaca doa agar rajin berdzikir, bersyukur dan memperbagus ibadah di akhir shalat sebagai berikut.

 (Hadits no. 1422)

وَعَنْ مُعَاذٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، أَخَذَ بِيَدِهِ ، وَقَالَ :(( يَا مُعَاذُ ، وَاللهِ إنِّي لَأُحِبُّكَ )) فَقَالَ : (( أُوصِيْكَ يَا مُعَاذُ لاَ تَدَعَنَّ في دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ تَقُوْلُ : اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ )) . رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ بِإِسْنَادٍ صَحِيْحٍ .

Dari Mu’adz radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang tangannya dan beliau berkata, “Wahai Mu’adz, demi Allah, aku mencintaimu.” Lalu beliau berkata, “Aku wasiatkan kepadamu, wahai Mu’adz, janganlah engkau sekali-kali meninggalkan doa ini di akhir setiap shalat, ‘ALLOOHUMMA A’INNII ‘ALAA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBAADATIK (Ya Allah, tolonglah aku dalam berdzikir, bersyukur, dan beribadah yang baik kepada-Mu).’” (HR. Abu Daud dengan sanad shahih) [HR. Abu Daud, no. 1522; An-Nasa’i, no. 1304. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.]

YOUR REACTION?

Facebook Conversations