Semoga Allah menerima segala amal kita selama sebelum, sedang dan setelah Ramadhan. Ummat Islam hari mensyukuri nikmat Allah yang tak terhingga, yaitu nikmat ketaatan ibadah selama Ramadhan sampai akhir.

Oleh: Ki Iding (KH Hafidin, S.Ag)

Hari ini, 24 Mei 2020 bertepatan dengan 1 Syawal 1441 H, yaitu Iedul Fitri. Alhamdulillah. 

تقبل الله منا ومنكم 

Semoga Allah menerima segala amal kita selama sebelum, sedang dan setelah Ramadhan. 

Ummat Islam hari mensyukuri nikmat Allah yang tak terhingga, yaitu nikmat ketaatan ibadah selama Ramadhan sampai akhir. Mulai tadi malam Ba'da Shalat Maghrib ummat Islam sudah mengumandangkan takbir sebagai penutup kesempurnaan ibadah shaum, insya Allah terus bertakbir sampai setelah shalat Iedul Fitri. 

Ummat Islam bahagia, sebab telah menunaikan kewajiban dari Allah. Badai wabah Corona tidak membuat surut ahli ibadah untuk beribadah, baik shaum ataupun Shadaqoh. Ummat Islam masih tetap bergembira dengan dua ibadah utama di bulan Ramadhan ini, sekian shalat Lima waktu. 

Hari ini, saya InsyaAllah memimpin shalat  dan khutbah Iedul Fitri di Masjid Ibnu Abbas ra, MA'HAD YASHMA, Jalumprit Waringin Kurung Serang Banten. 

Kami sengaja tidak mengumumkan pelaksanaan shalat dan Khutbah Iedul Fitri kali ini, karena kami sadar ummat Islam masih baru waspada dan hati-hati dengan wabah Corona. Namun kami tidak menolak jika ada ummat Islam yang mau ikut shalat berjamaah bersama kami. 

InsyaAllah saya akan membahas dalam khutbah dengan tema Menjaga Kehormatan kaum Muslimin . Judul ini sengaja saya pilih, sebab nampaknya ummat Islam harus sudah lebih banyak introspeksi diri dan membangun kekuatan dirinya dari dalam jiwa dan iman yang paling terdalam. Ummat Islam wajib sadar bahwa perjuangan jangka panjang tidak hanya berbekal harta dan jiwa, namun jauh lebih penting dari itu adalah kesucian jiwa dari dosa ghibah, iri, dengki dan dendam. Lebih dari itu sangat cantik jika kemampuan daya Shabar, karakter taqwa dan saling kasih antar ummat sudah tertata rapih baik pada amal individu atau pada amal Jama'i. 

InsyaAllah, saya suarakan di Ma'had Yashma suara persaudaraan, kasih sayang dan saling tolong menolong. Sebab inilah kunci keterbelakangan ummat Islam dari penjara batin. Sebelum membebaskan diri ummat Islam dari cengkraman asing dan Aseng, cengkraman murah Allah Yahudi, Nasrani dan kaum musyrikin. 

Saya bahagia hari ini dengan memiliki Azzam yang kuat untuk lebih lapang dada, lebih teduh dan lebih Istiqamah dalam menara ummat muslimah dan Qonita dalam bingkai Amanu, hajaru dan jahadu. 

Serang, 24 Mei 2020

YOUR REACTION?

Facebook Conversations