Oleh: Doni Riw
Allah mengangkat derajat orang berilmu. Tapi, kitapun bisa meraih kemuliaan meski belum cukup ilmu.

Sebaik-baik orang tak berilmu adalah dia yang sadar bahwa dirinya tak berilmu.

Orang yang memiliki ilmu agama lengkap, yaitu ilmu alat, ilmu hadits, ilmu tafsir, dan ushul fiqih, maka dia akan menjadi Mujtahid. Meng-ijtihad Al Quran dan Hadits.

Bagi orang yang belum memiliki ilmu agama secara lengkap, jalan terbaiknya adalah mengikuti orang berilmu. Mengikuti Mujtahid. Dengan kata lain; jadilah seorang Muqolid.

Muqolid tebagi dalam dua golongan; Muqolid Mutabi' & Muqolid Amm.

Orang yang memiliki sedikit ilmu alat, sedikit ilmu hadits, sedikit ilmu tafsir, dan menguasai sedikit kaidah fiqih, maka dia bisa menjadi Muqolid Mutabi.

Muqolid Mutabi adalah dia yang bisa memilih salah satu hasil ijtihad yang dianggap paling kuat.

Dalam level ilmunya itu, dia tidak selalu terpaku pada satu Madzhab saja. Bisa saja dia sholat dengan Madzhab Syafi'i, sementara Haji dia dengan Madzhab Maliki, misalnya.

Pemilihan itu tidak didasarkan pada hawa nafsu. Tetapi dengan pertimbangan ilmu. Bahwa yang dia pilih adalah pendapat terkuat, sesuai ilmu yang dia tahu.

BACA JUGA:

Sementara bagi orang yang tak bisa nahwu-sorof-balaghoh, tidak menguasai ulumul hadits, tidak paham tafsir, tak tau menahu kaidah fiqih, maka jalan terbaik baginya adalah menjadi Muqolid Amm, setia pada satu Madzhab saja

Jika Muqolid Amm memaksakan diri memilih seperti Muqolid Mutabi, maka dikhawatirkan pilihannya tidak didasarkan pada ilmu tetapi hawa nafsu.

Demikianlah Islam. Orang berilmu, setengah berilmu, maupun tidak berilmu, semuanya bisa berislam dengan baik. Asal mampu menempatkan diri sesuai kapasitas ilmunya.

Di manakah level kita saat ini? Sebagai Mujtahid Mutlak? Mujtahid Madzhab? Muqolid Mutabi? Muqolid Amm? Atau malah jangan-jangan yang terendahpun belum?

Seburuk-buruk orang tidak berilmu adalah dia yang tidak tau bahwa dirinya tidak berilmu.

Seolah-olah dia bisa memahami Islam tanpa melalu para alim ulama setingkat Imam Madzhab.

Allahu a'lam bish-shawab.


Jogja 91019

@doniriw

t.me/doniriw_channel

fb.me/doniriwchannel

YOUR REACTION?

Facebook Conversations