Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan musim Haji 1441 H diputuskan akan tetap berlangsung dengan jumlah jamaah yang terbatas.

“Menurut rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Saudi, risiko dari virus Corona diperkirakan akan terus meningkat, tetapi belum ada vaksin yang tersedia untuk mereka yang terinfeksi oleh penyakit ini," jelas Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Kementerian juga menyebutkan, keamanan kesehatan global perlu dijaga, terutama dengan peningkatan jumlah kasus di seluruh dunia. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh WHO, sangat diperlukan untuk menjaga jarak yang tepat di daerah ramai untuk menghindari bahaya penyebaran virus Corona, 

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga menuturkan, Arab Saudi memiliki prioritas utama untuk selalu memberikan perhatian agar memungkinkan umat Islam melakukan ibadah haji dan umrah dengan aman dan telah mengambil upaya-upaya pencegahan untuk melindungi para peziarah sejak awal merebaknya virus Corona.

“Arab Saudi dengan cepat menangguhkan masuknya jemaah haji, sambil menjaga kondisi Jemaah yang sudah ada di Arab Saudi." Kementerian tersebut menyebutk, keputusan itu mendapat beberapa persetujuan dari organisasi Islam dan internasional. "Langkah ini secara efektif berkontribusi untuk memerangi virus secara global dan mendukung upaya organisasi kesehatan dalam membatasi penyebaran penyakit mematikan,” pungkas pernyataan tersebut.



YOUR REACTION?

Facebook Conversations