Platfrom sosial media, khususnya Instagram, tengah ramai dengan unggahan seorang istri yang mengantarkan suaminya untuk menggelar resepsi pernikahan keduanya.
Gambar: tribunnews.com

Istri kedua tersebut ternyata pilihan dari sang istri. Unggahan berupa video dan foto di sebuah akaun Facebook yang dikelola Neng Ros Sutriadi Rodi memperlihatkan seorang wanita yang merupakan istri pertama mengantar suaminya untuk menikah lagi.

“ Tolong netizen jgn bilang ini hoak, ini benar lihat adiku semua yg menyiapkan sebelum berangkat dr baju akad dan mas kawinya sampai semua keperluanya,” tulisnya.

Namun belum lama ini kembali beredar tulisan seorang wanita yang diduga istri pertama dari pernikahan tersebut. Wanita itu meminta agar warganet tidak menyalahkan suaminya yang memutuskan untuk berpoligami.

Wanita itu mengatakan telah mengikhlaskan, bahkan mendorong, sang suami memiliki istri kedua. Untuk menunjukan bukti keikhlasan, istri pertama ini menyiapkan segala kebutuhan pernikahan suaminya.

“ Tolong jangan salah faham jangan smpe menjelek2n suami sy krna di sini yg menyiapkan semua dri awl lamaran, blnja maskawin menypakn semua perlatan untuk akad itu saya,” katanya, seperti dilansir dari akun gosip @lambeturah_official.

BACA JUGA:

Ia juga mengatakan suami tak pantas untuk dicemooh. Sebab dialah yang mencarikan istri kedua untuk suaminya. bahkan ia membeberkan alasan mengapa suaminya harus menikah lagi dengan wanita lain. “Kenapa sya mencari yg kedua? Untuk membantu perjuangan suami sya dlm agama,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa sebelum mereka menikah, keduanya sudah membuat perjanjian pranikah. Dalam perjanjian itu disepakati bahwa istri pertama akan mengelola pondok pesantren dan istri kedua akan mengurus bisnis sang suami.

“ Suami sya mempunyai perusahaan2 yang harus dimenej dikelola istri ke2 untuk memegang perusaahan. Klo istri pertama memegang pesantren,” tandasnya.

Informasi yang dihimpun, pernikahan ini terjadi di salah satu pondok pesantren di Kuningan Jawa Barat.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations