Oleh : Ummu Fahri
Aktivis Dakwah Perindu Perubahan

Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan hasil penghitungan penyesuaian nilai upah minimum provinsi atau UMP dan upah minimum Kabupaten/Kota atau UMK 2022.

Gelombang penolakan terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 terus disuarakan kalangan pekerja dan buruh di berbagai wilayah. Buruh di beberapa wilayah cukup gencar menyuarakan protes terhadap rencana penetapan UMP tahun depan itu disusul rencana mogok nasional yang akan digelar 6-8 Desember 2021 mendatang.

Salah satunya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan berbagai federasi buruh siap mogok kerja selama tiga hari pada awal Desember 2021. Presiden KSPI Said Iqbal menjelaskan mogok nasional akan diikuti oleh 2 juta buruh di ratusan ribu pabrik di 30 lebih provinsi dan ratusan kabupaten/kota.

Senada, Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang bilang bahwa saat ini data-data ekonomi menunjukkan kondisi perekonomian Tanah Air sedang tidak sehat dan cukup berat bila ditambah dengan beban kenaikan upah. Ia mengambil contoh data pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta yang saat ini tengah terpuruk.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta pada kuartal III/2021 tercatat 2,43 persen (year-on-year/yoy). Realisasi tersebut di bawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,51 persen (yoy).

Apalagi, besaran kenaikan UMP yang disampaikan pemerintah tercatat jauh lebih kecil ketimbang besaran inflasi yang diramal bakal terjadi di tahun 2022. Bank Indonesia (BI) meramalkan, inflasi pada tahun 2022 bakal mencapai 4 persen.

Inflasi sendiri merupakan cerminan kenaikan harga-harga barang. Bila menyandingkan proyeksi angka inflasi 2022 sebesar 4 persen dengan angka kenaikan upah minimum yang disebut Kemenaker rata-rata sebesar 1,09 persen, secara sederhana bisa disimpulkan bahwa kenaikan upah minimum lebih kecil dari besaran inflasi.

Bagaimana pun UMP 2022 telah ditetapkan, dari tuntutan buruh kenaikan sekitar 7-10 persen, ternyata jauh dari harapan yang hanya naik tipis 1 persen. Yang ditegaskan pemerintah usai penetapan UMP 2022 yakni soal sanksi bagi perusahaan yang membayar sesuai upah minimum.

Menaker Ida Fauziah menyatakan perusahaan yang tidak membayar upah pekerja sesuai ketentuan upah minimum (UM) terancam sanksi pidana. Perusahaan wajib membayar upah pekerja sekurang-kurangnya senilai upah minimum 2022 atau Upah Minimum Sektoral (UMS) yang masih berlaku. "Bagi perusahaan yang membayar upah di bawah UM dikenakan sanksi pidana," kata Ida, Selasa (16/11/2021).

Dalam penetapan kenaikan upah minimum dengan porsi yang tidak mendukung para buruh, sehingga para menjerit. Dengan tak heran mereka harus turun di jalan untuk menolak penetapan kenaikan upah minimum yang tak sepadan dengan kenaikan beberapa harga pokok.

Sehingga menambah penderitaan untuk para buruh yang sangat mengharapkan upah yang diharapkan. Realitas yang sangat memilukan ketika hidup di Penerapan sistem yang tidak memihak rakyat kecil. 

Seluruh kebijakan yang tertuang di dalamnya selalu menguntungkan sepihak, tanpa memperhatikan dampak yang dialami oleh rakyat yang sangat membutuhkan hasil upah yang pantas. Dalam hal ini akan tetap berlangsung ketidakadilan kalau masih bertahan dengan sistem yang rusak sejak dari akarnya.

Hanya Islam lah satu-satunya yang dapat menjamin kesejahteraan seluruh rakyat terlebih untuk para buruh, upah yang sesuai dengan apa yang sudah menjadi kewajibannya. Negara Islam akan senantiasa memperhatikan kehidupan seluruh rakyat yang hidup dalam naungannya, tanpa terkecuali. Karena sudah terbukti 13 abad lamanya  Islam memimpin, tidak ditemukan rakyat yang mendemo pemerintah karena tidak sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan. 

Disamping itu, Alqur'an dan hadits sebagai rujukan pengambilan hukum, bukan dari hawa nafsu Penguasa yang ingin senantiasa menumpuk harta dan memperkaya diri. Karena pertanggungjawaban akan hari penghisapan yang amat luas biasa ketika penguasa tidak menjalankan amanah yang sudah diamanahkan olehnya.

Mariah bersama-sama berkontribusi dalam mewujudkan tegaknya khilafah Islamiyyah dengan cara menyebarkan dakwah Islam.

Wallahu a'lam Bishshowab

YOUR REACTION?

Facebook Conversations