Oleh : Liyanti Ummu Syifa

Alquran merupakan surat cinta yang diturunkan Allah SWT, kepada nabi Muhammad Saw melalui perantara malaikat Jibril.

Tentunya Alquran diturunkan bukan hanya untuk dibaca tetapi Alquran merupakan surat cinta dari sang pencipta, untuk mengatur segala aspek kehidupan, dari hal yang kecil hingga urusan negara.

Sebuah aturan yang dibuat untuk ditaati, demi keselamatan dunia dan akhirat, bila ada pelanggaran di dalamnya tentu ada konsekuensinya. 

Islam merupakan sebuah agama ideologi seperti yang disampaikan di dalam Alquran yang lengkap dengan hukum-hukumnya, mencakup segala aspek kehidupan yang berisi akidah, muamalah, kisah, sejarah dan lain sebagainya.

Tentunya bukanlah hal yang mudah untuk nabi Muhammad Saw, ketika harus menyampaikan sebuah ideologi agama yang baru, di tengah-tengah masyarakat.

Rasulullah sendiri harus berhadapan dengan para penguasa, tokoh agama, masyarakat, keluarga  termasuk pamannya sendiri.

Hal ini juga dirasakan oleh para nabi-nabi sebelumnya, para ulama, dan para pengemban dakwah saat ini.

Walaupun sejatinya yang disampaikan adalah peringatan kepada yang haq, sebuah peringatan karena rasa cinta, demi keselamatan dunia dan akhirat saudaranya, yaitu menyampaikan hukum-hukum Allah SWT agar diterapkan secara kaffah.

Karena memang hanya Allah yang berhak  membuat hukum.

"Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?"  (QS Al-Maidah: 50).

Peringatan ini juga disampaikan para pemuka agama agar melakukan lockdown ketika pandemi melanda.

Sebuah virus yang bernama Covid-19. Seperti yang kita ketahui virus ini sangat cepat penyebarannya, dan lebih cepat ketika seseorang memiliki kondisi yang lemah pada sistem imunnya. 

Bukan hanya itu, virus ini juga tidak mengenal siapa korbannya.

Allah SWT menurunkan makhluk yang bernama Covid-19 bukan hanya sebagai ujian bagi manusia, terutama para penguasa tetapi juga bisa menjadikan wasilah terbukanya pikiran untuk menyadarkan manusia, yang saat ini sudah banyak meninggalkan hukum-hukum Allah yang diturunkan melalui Alquran dan Sunnah.

Saat ini pemerintah mengeluarkan anjuran PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) darurat untuk wilayah Jawa dan Bali, yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. 

Pemerintah juga memberikan vaksin kepada masyarakat umum yang bertujuan untuk mengurangi pengaruh infeksi yang menyebabkan penyakit-penyakit tertentu.

Dapat disimpulkan secara umum adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit.

Hukum berobat memang disunnahkan di dalam Islam, dan  merupakan bentuk ikhtiar kita demi menjaga kesehatan tetapi apakah sudah benar-benar diberikan kepada yang ahlinya.

Di sisi lain dengan adanya virus yang merupakan qadha dari Allah dan qadarNya dia begitu cepat. Penyebarannya virus ini juga bisa membongkar makar yang dilakukan oleh penguasa, dengan para kaum kafir barat dengan dalih penjualan obat dan lain sebagainya. Dengan adanya kerjasama yang lebih menguntungkan pemodal baik asing maupun lokal.

Akan tetapi, apakah semua yang dilakukan merupakan solusi paripurna sementara, pada sistem demokrasi saat ini menghasilkan pemahaman sekulerisme, yang mengabaikan hukum-hukum Allah.

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?" (QS Taha : 124-125).

Tidak ada keadilan dengan hukum buatan manusia, yang dibuat berdasarkan hawa nafsu bukan wahyu Allah SWT,  yang menyebabkan rusaknya sistem hidup manusia melalui pemikiran, pemahaman, sikap dan tingkah laku.

Jauh dari keadilan keberkahan dan ketenangan, ketika kita tinggalkan hukum sang maha pencipta baik manusia, kehidupan dan seluruh alam semesta.

Kembali pada hukum Allah adalah jalan satu-satunya dan solusi yang utama demi meraih keberkahan bagi seluruh alam.

Semoga Allah SWT segera mengangkat wabah ini.

Wallahu A'lam Bisshawab.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations