Oleh: Ummu Fikri

Bulan Ramadhan telah tiba. Ramadhan merupakan bulan yang didalamnya terdapat banyak keutamaan, keberkahan dan perjuangan.

Di Bulan ini diwajibkan berpuasa untuk orang yang beriman sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang artinya “ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan terhadap umat sebelum kamu agar kalian bertakwa “.

Bagi yang belum terbiasa melaksanakan puasa memang hal yang berat. Biasa kita makan sehari tiga kali, saat berpuasa kita harus menahannya dimulai dari terbit pajar hingga terbenam matahari. Merubah kebiasaan dengan hanya makan di malam hari. Jika bukan didasarkan atas keimanan akan menjadi sulit. Namun, jika didasarkan keimanan dan ketundukkan kepada Allah Swt, maka semuanya akan menjadi mudah dan terasa ringan dalam menjalankannya.

Bukankah Perang Badar yang  amat dahsyat ituterjadi di bulan Ramadhan? Perang perdana menghadapi kaum kafir ini merupakan perang yang tak imbang. Pasukan muslim yang berjumlah 313 harus berhadapan secara duel dengan pasukan kafir yang berjumlah hampir 1000 orang. Jika hanya membayangkan dengan menggunakan kaca mata zhohir saja, maka amat sangat jauh kemungkinan untuk kemenangan berada di tangan kaum muslimin. Namun rasa keimanan kaum muslimin kala itu yang tak mundur menghadapi musuh dengan jumlah tiga kali lebih besar, membuat kemenangan akhirnya ada di tangan kaum muslimin. Sebagaimana dijelaskan oleh Allah Swt, dalam surat Al Baqarah ayat 249 yang artinya “ Berapa banyak kelompok kecil mengalahkan kelompok besat dengan izin Allah, dan Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Di Bulan Ramadhan pun Rosulullah mendapatkan wahyu pertama surat Al-alaq ayat 1 sampai 5. Peristiwa ini pula yang menjadi bukti kenabian Muhammad di usia 40 tahun. Rosulullah adalah utusan Allah yang kelak akan berjuang untuk mendakwahkan risalah Islam sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat manusia. Dalam perjuangannya, rosul mengalami banyak penghinaan bahkan kekerasan fisik. Pengorbanan dan perjuangan Rosulullah ini dapat kita rasakan dengan kita menjadikan keimanan kepada Islam sebagai pedoman hidup dalam menjalani kehidupan ini. 

Dalam bulan Ramadhan pun telah terjadi peristiwa dimana Ibunda Khodijah berpulang menghadaps ang kholik. Khodijah merupakan istri tercinta pertama Rosulullah, yang begitu setia dan rela berkorban membantu perjuangan Rosulullah. Harta yang dimilikinya nyaris habis untuk membiayai perjalanan dakwah Rosul. Hingga begitu sedihnya Rosul saat itu dengan peristiwa ini.

Lailatul Qodr yang merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan, merupakan malam yang terjadi di bulan Ramadhan. Dalam surat Al Qodr ayat 1 – 6  yang artinya “ Sesungguhnya kami telah menurunkan (Al-Quran) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para Malaikat dan Roh (Jibril) dengan izin tuhanNya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbut fajar. “

Pembebasan Kota Mekkah (Fathu Mekkah) terjadi pada tanggal 20 Ramadhan tahun kedelapan  Hijriah. Di tanggal ini Rosulullah dan para sahabat berhasil menaklukkan kota Mekkah yang sebelumnya masih dikuasai orang kafir.  Peristiwa initerjadi setelah kaum kafir Quraisy merusak dan mengkhianati perjanjian Hudaibiyah. Perjanjian hudaibiyah ini merupakan perjanjian antara orang kafir dan kaum muslimin. Dalam peristiwa Fathu Mekkah Rosul mengerahkan 10.000 pasukan muslim yang dipimpin oleh Panglima Khalid bin Walid. Sebagai panglima, Kholid bin Walid  memerintahkan agar tidak menyerang sebelum mereka di serang. Ini terjadi di bulan Ramadhan. Itulah beberapa peristiwa yang terjadi di bulan Ramadhan yang  diambil dari berbagai sumber.

Untuk itu sudah selayaknya Bulan Ramadhan yang akan kita hadapi harus kita songsong dengan semangat perjuangan untuk mengembalikan Islam menjadi sebuah aturan bagi umat untuk mnegatur seluruh kehidupannya. Saat ini terbukti dengan aturan yang dibuat oleh manusia menjadikan aturan itu lemah, sehingga masalah selalu muncul dan muncul lagi. Hanya berharap agar Allah segera memberikan pertolongannya kepada kita, aamiin. 

Waalhu a’lam.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations