Oleh : Sihatun
Aktivis muslimah Boyolali

Tak lama lagi Indonesia akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Pilkada ini dilaksanakan dalam masa Pandemi covid 19.

Mantan ketua Mahkamah Kontitusi ( MK ) Hamdan Zoelva menyampaikan keprihatinannya terkait banyaknya jumlah calon kepala daerah dan anggota penyelenggara pemilu yang terpapar covid 19 selama tahapan pilkada serentak 2020.

Akan tetapi keadaan lebih memprihatinkan 70 orang calon kepala daerah terinfeksi covid 19 dan 4 orang diantaranya meninggal dunia. 100 orang penyelenggara termasuk ketua KPU RI terinfeksi ( kabar24bisnis.com 28/11/2020 ).

Hamdan pun mendorong agar penerapan protokol kesehatan di perketat, termasuk dalam pelaksanaan pilkada 2020 sehingga kasus penularan covid 19 dapat di tekan. Jika pilkada ini dipaksakan tidak akan efektif karena negara masih fokus mengurus covid 19. Memaksakan pilkada tetap terselenggara ditengah Pandemi dengan biaya yang mahal ditambah lagi banyak nya kontestan yang positif terpapar virus Corona mustahil terjadi perubahan menuju Indonesia lebih baik, jika proses pemilihannya saja penuh dengan berbagai masalah dan merugikan rakyatnya.

Apakah layak rakyat berkorban bagi demokrasi yang sejatinya tidak melahirkan pemimpin yang amanah. Sudah berkali kali pemilihan pemimpin, namun tak ada satupun yang mementingkan rakyatnya akan tetapi malah rakyat siap menanggung beban permasalahan baru yang diberikan penguasa.

Karena sistem yang sedang digunakan saat ini lebih mengutamakan para penguasa dibandingkan rakyatnya. Sebab sistem saat ini memberikan jalan bagi penguasa untuk mendapatkan modal dari pengusaha untuk berkuasa.

Lain halnya jika sistem Islam yang diterapkan, maka akan lahirlah pemimpin yang amanah dan di dambakan umat. Karena dalam Islam untuk menjadi seorang pemimpin telah diatur sedemikian rupa, dan harus memenuhi syarat-syarat wajibnya yaitu muslim, laki laki, baligh, berakal, adil, merdeka dan harus mampu melaksanakan amanah berdasarkan kitabullah dan Sunnah Rasulullah. Jika sistem Islam diterapkan maka akan terwujud seorang pemimpin yang amanah sehingga kehidupan rakyat terjamin dan sejahtera.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations