Oleh: Listyo Rukiyatiningsih
Guru mapel IPS

Pelajaran sejarah kembali mendapat sorotan. Hal ini terjadi Dalam Workshop Pengembangan Kompetensi Guru SKI MA/MAK yang digelar secara online oleh kementrian agama dan diikuti Guru Madrasah Aliyah/Madrasah Keagamaan yang berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarya, Banten, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Lampung dan Sumatera Selatan.

Dalam workshop ini Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Muhammad Zain menyampaikan bahwa seharusnya pelajaran SKI diberikan secara komprehensif agar siswa bisa mengetahui sejarah Islam secara agar terbentuk generasi muda yang moderat. Muhammad Zain mencontohkan tentang materi tentang kejayaan Islam di Spanyol yang melahirkan para filsuf hebat  Ibnu Rusyd dan tokoh mufassir Abi Abdullah al-Qurthuby, maka tak cukup hanya menjelaskan perkembangan ilmu pengetahuan yang berkembang selama 750 tahun itu. Tapi harus juga disampaikan bahwa kemajuan ini dicapai ketika dipraktekan Islam yang inklusif, terbuka dan toleran. Beliau juga mengingatkan agar guru SKI selalu meningkatkan pemahaman sejarahnya, agar bisa mengajar secara menarik sehingga pelajaran sejarah menjadi pelajaran yang menyenangkan.

Fakta ini juga memberikan gambaran bahwa selama ini pelajaran sejarah termasuk SKI sering dianggap sebagai pelajaran yang membosankan. Menguap, ramai sering menjadi pemandangan biasa ketika pelajaran ini diajarkan. Dan kadang hal ini disebabkan karena gaya mengajar guru yang mengampu pelajaran sejarah yang cenderung mononton. Bahkan tidak sedikit juga pelajaran ini diajarkan oleh guru yang kurang menguasai mapel sejarah karena pelajaran ini dianggap sebagai pelajaran mudah yang bisa diajar oleh siapa saja sekalipun Dan ketika gurunya menguasai sejarah, pengajaran pelajaran ini hanya diajarkan sebagai pelajaran yang hanya untuk dihapal demi bisa menjawab soal ketika ujian. Maka tidaklah mengherankan jika berikutnya siswa kita sangat minim pemahaman sejarahnya.

Dan yang lebih membahayakan jika pelajaran ini diajarkan dengan latar belakang pemahaman untuk memperkuat opini memodernkan pemahaman Islam agar sesuai dengan zaman. Padahal seharusnya Islam adalah ajaran paripurna yang disiapkan Al Kholiq hingga hari kiamat, sehingga upaya perubahan apapun justru akan membuat kesempurnaan ajaran ini hilang.

Dan ajaran ini pernah diterapkan dalam kurun waktu yang panjang. Dalam berbagai kitab sejarah disebutkan bahwa Sejak masa rosulullah mendirikan negara diMadinah kemudian kepemimpinan beliau digantikan oleh para khulafaur rosyidin dan diteruskan oleh khalifah selanjutnya hingga masa khilafah utsmani, islam diterapkan di seluruh wilayah kekuasaanya yang meliputi 3’4 dunia.

Beberapa ahli sejarah non muslim juga mengakui kegemilangan yang dicapai era khilafah dimasa itu. Salah satunya adalah apa yang disampaikan oleh Will Durant Dalam buku yang dia tulis bersama Istrinya Ariel Durant, Story of Civilization, dia mengatakan, “Para Khalifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan dan kerja keras mereka. Para Khalifah itu juga telah menyediakan berbagai peluang untuk siapapun yang memerlukan dan memberikan kesejahteraan selama beradab-abad dalam wilayah yang sangat luas. Fenomena seperti itu belum pernah tercatat (dalam sejarah) setelah zaman mereka”.

Mary McAleese, Presiden ke-8 Irlandia yang menjabat dari tahun 1997 sampai 2011. Dia juga seorang anggota Delegasi Gereja Katolik Episkopal untuk Forum Irlandia Baru pada 1984 dan anggota delegasi Gereja Katolik ke North Commission on Contentious Parades pada 1996. Dalam pernyataan persnya terkait musibah kelaparan di Irlandia pada tahun 1847 (The Great Famine), yang membuat 1 juta penduduknya meninggal dunia. Terkait bantuan itu, Mary McAleese berkata:

“Sultan Ottoman (Khilafah Utsmani) mengirimkan tiga buah kapal, yang penuh dengan bahan makanan, melalui pelabuhan-pelabuhan Irlandia di Drogheda. Bangsa Irlandia tidak pernah melupakan inisiatif kemurahan hati ini. Selain itu, kita melihat simbol-simbol Turki pada seragam tim sepak bola kita.”

Fakta sejarah diatas juga didukung dengan peninggalan sejarah berupa bangunan tehnologi penemuan danbarang barang peninggalan yang menunjukkan ketinggian peradaban Islam. beberapa sejarahwan barat bahakan mengatakan bahwa peradaban Islam adalah peradaban yang paling tinggi yang pernah ada, didunia.

dan generasi muslim harus mengetahui hal ini. mereka harus tahu bahwa ketika Islam diterapkan kaum Muslimin mendapatkan puncak kegemilangannya, sementara ketika saat ini tidak ada institusi yang menerapkan islam, kaum Muslim mendapat Nestapa yang tiada ujungya. Derita muslim Ronghiya, palestina suriah uighur misalnya, hingga saat ini tidak ada yang mampu untuk menghentikannya.

Sejarah Islam harus diajarkan sebagaimana adanya dan disampaikan sebagai bagian dari tsaqofah Islam yang harus dikuasai oleh kaum Muslimin. Pelajaran ini juga harus disampaikan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran utuh penerapan Islam dimasa lalu sehingga apa yang sudah sesuai dengan aturan Islam dalam Al qur’an dan As sunnah bisa dilanjutkan sementara penerapan yang menyimpang tidak akan diulang.

Maka Pelajaran sejarah kebudayaan Islam memang harus disampaikan secara komprehensif dan apa adanya sehingga generasi muda Islam kembali pada jati diri sebagai umat Islam yang dikatakan oleh Allah sebagai umat terbaik. Dan bukan terpengaruh dengan pemahaman pemahaman yang justru menjauhkan kaum Muslimin dari ajaran islam. ketika menyampaikan, para guru juga harus menyadari bahwa apa yang sedang mereka lakukan adalah bagian dari kewajiban seorang Muslim untuk menyampaikan Islam sebagaimana adanya. Sehingga pembelajaran ini harus menjadi pembelajaran bermakna yang bukan sekedar berhenti sampai dihapal tapi menjadi sebuah pemahaman. Dengan demikian akan ada usaha maksimal untuk menjadikan pembelajaran sejarah menjadi pembelajaran yang menyenangkan, dirindukan dan dibutuhkan. Dan berikutnya kaum muslim akan menyadari kebutuhannya untuk mengembalikan jati dirinya sebagai umat mulia dengan menerapkan kembali Islam dalam seluruh aspek kehidupan.

Wallahu’alam bish showab

YOUR REACTION?

Facebook Conversations