Oleh: Linda Khadeeja

Saudara-saudariku sobat muslim dimanapun berada apa kabarmu hari ini? Semoga Allah senantiasa melimpahkan nikmat kesehatan dan nikmat iman dalam hati-hati kita sehingga kita bisa menjalankan ibadah bulan ramadhan dengan maksimal. Aamiin.

Wahai saudaraku, kita sebagai seorang muslim harus memiliki niat ketika belajar. Karena niat adalah dasar dari semua perbuatan.

"Sesungguhnya amal-amal itu tergantung dari niatnya." (HR. Bukhari 1/9)

Entah belajar ilmu apapun. Semestinya setiap penuntut ilmu berniat menuntut ilmu hanya untuk mencari Ridho Allah dan kehidupan akherat. Serta menghapus kebodohan dari dirinya. Menghidupkan agama dan melanggengkan Islam. Sebab, kelanggengan Islam adalah dengan ilmu.

Selain itu juga seorang penuntut ilmu harus berniat mensyukuri nikmat akal, nikmat sehat itu dengan mempelajari ilmu. Dengan niat bukan untuk mencari kesenangan dunia semata ataupun kedudukan di mata manusia.

Muhammad bin Hasan beliau berkata:

"Siapa yang telah merasakan manisnya ilmu dan amal, tidak mungkin ia menginginkan apa (dunia) yang dimiliki manusia"

Syekh Al Imam Qawamuddin Hammad menuliskan syair yang dinisbatkan kepada Abu Hanifah :

"Siapa yang menuntut ilmu untuk negeri akherat ia akan meraih keutamaan dari keistiqomahan dalam agama. Duhai, betapa meruginya orang-orang yang mencari ilmu karena hanya ingin pujian dari manusia."

Maka perlunya kita berhati-hati dalam masalah bab niat belajar ilmu ini. Jangan hanya orientasi kita mengejar kenikmatan dunia dalam harta, pangkat, pujian ataupun kedudukan di mata manusia. Sungguh kalau niatkita mempelajari lmu hanya untuk dunia maka sangatlah rugi kita.

Sudah seharusnya setiap penuntut ilmu memperhatikan ini. Meluruskan niatnya dalam mencari ilmu untuk menggapai ridho Allah.

"Hati-hatilah terhadap dunia, demi Dzat yang jiwa Muhammad ditangan-Nya. Sesungguhnya ia lebih bisa menyihir dari pada Harut &Marut" (HR. At Tirmidzi dalam An Nawadir dari Abdullah bin Bisr Al Mazini)

Janganlah seorang ahli ilmu tidak menghinakan diri dengan bersikap tamak terhadap hal-hal yang tidak pantas ditamaki & menjaga hal-hal yang merendahkan ilmu dan pemiliknya. Selain itu bersikaplah tawadhu' Juga harus 'iffah (menjaga diri).

Abu Hanifah berkata pada murid-muridnya: " Besarkanlah 'imamah (surban) kalian & longgarkan lengan baju kalian"

Yang artinya : Agar ilmu dan ahlinya tidak direndahkan.

Semoga Allah senantiasa meluruskan niat kita dalam mempelajari ilmu hanya untuk mendapatkan ridho-Nya semata. Dan dijauhkan dari niat-niat dunia. Aamiiin.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations