Oleh: Nur Itsnaini M.
Mahasiswa

Dalam Islam mengoreksi penguasa adalah sebuah kewajiban. Islam mengingatkan betapa pentingnya mengoreksi kedzaliman penguasa dengan cara yang baik.

Sehingga seluruh rakyat mulai dari individu maupun partai politik wajib melakukan koreksi terhadap penguasa. Karena sejatinya penguasa adalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan lupa. 

Selain itu, ada dalam struktur negara yang menerapkan Islam Kaffah menempatkan majelis umat bagian penting lainnya. Majelis umat ini dalam Islam bertugas untuk menyuarakan aspirasi politik (hal-hal yang berkaitan dengan urusan umat untuk semua bidang kehidupan) secara bebas. Akan tetapi majelis umat dalam islam tidak memiliki kekuasaan legislasi. Berbeda dengan lembaga perwakilan dalam sistem Kapitalisme sekuler yang saat ini masih kita temui. 

Terdapat pula mahkamah madzalim yang bertugas sebagai hakim yang akan menyelesaikan persoalan penguasa dengan rakyatnya. Siapapun yang merasa didzalimi oleh penguasa dengan mudah dia bisa mengadukan perkaranya kepada mahakamah tersebut.

Qadhi atau hakim senantiasa mengawasi seluruh pejabat negara dan perundang-undangan yang dilaksanakan untuk memastikan semuanya berjalan sesuai dengan hukum syara'. Seperti ituah gambaran bagian dari struktur negara ketika Islam Kaffah diterapkan untuk menyerap aspirasi publik. Semua rakyat bisa menyampaikan aspirasi secara bebas tanpa dibayangi ketakutan.

Melalui struktur negara yang tampak dari uraian di atas, maka penguasa dapat terhindar tidak hanya menyerap aspirasi dari orang-orang tertentu saja apalagi hanya untuk kepentingannya bukan bagi rakyat seluruhnya. 

Wallaahu a'lam bis-Showaab.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations