Oleh: Daniaty Agniya

Deddy Corbuzier Dikecam Netizen Gara-Gara Undang Pasangan Gay ke Podcast Arya Ravato Bagasraga Minggu, 08 Mei 2022 - 18:40 WIB Ragil Mahardika dan Frederik Vollert saat tampil dalam podcast Deddy Corbuzier.

Foto/Tangkap Layar YouTube Deddy Corbuzier A A A JAKARTA -Deddy Corbuzier tengah ramai diperbincangkan netizen di media sosial. Pasalnya, belum lama ini Deddy mengundang Ragil Mahardika dan Frederik Vollert ke dalam podcast YouTubenya. Ragil Mahardika dan Frederik Vollert adalah pasangan gay yang saat ini tinggal di Jerman. Dalam video yang berdurasi sekitar satu jam tersebut, Deddy Corbuzier banyak membahas seputar kehidupan dan hasrat seksual seorang gay. "Selama ini as far as I know, I am a straight. Jadi, guamasih suka sama cewek. Pertanyaannya adalah, bisa nggak lu jadiin gue gay?" kata Deddy Corbuzier dalam podcastnya, dikutip Minggu (8/5/2022).

Itulah yang terjadi akibat dari sistem kafitalis sekuler di terapkan di negara ini. mereka sudah tidak ada lagi malu untuk mengumbar kemesraan di depan umum dengan dalih kebebasan berpendapat dan bereskpesi di jamin oleh Negara, memisahkan agama dari kehidupan dan sejak dari awal memang sudah menafikan urusan agama dalam seluruh sendi - sendi kehidupan umat, sistem ini sudah berhasil mencetak manusia -manusia individulis yang tidak paham adanya aktivitas amar makruf nahi mungkar dalam kehidupan saat ini,sikap individualis ini juga memunculkan anggapan bahwa oriantasi seksual adalah ranah privat Alhasil amar makruf nahi mungkar tidak jalan, itulah yang terjadi akibat di terapkan sistem kafitalis yang di pandang hanya keuntungan semata,

Ironis di negeri ini yang mayoritas Islam, justru terlihat abai dan justru terlihat lebih terkesan membiarkan dengan yang terjadi belakangan ini tentang LGBT kaum pelangi justru di biarkan di lindungi di pasilitasi untuk terus berkembang dan membesar, apa yang terjadi itu akibat buah dari sistem yang di terapkan di negri ini yaitu sekularisme yang ada hanya dalam pemikirannya ke untungan saja, maka mereka justru membiarkan kemaksiatan meraja Lela meskipun bertentangan dengan syariat Islam yang penting ke untungan saja,

Hukum di negri ini tentu saja tidak kuat untuk menindak pelaku L687. Justru, UU ini memberikan wilayah abu-abu dan menunjukkan diamnya negara pada pelaku L687. Inilah sebab mengapa komunitas L687 gigih untuk mendapatkan pengakuan. Mengingat para L687 juga sudah berani utak-atik dalil agar dapat pembenaran.

Apa yang terjadi dalam sistem sekularisme ini tentu berbeda dengan hukum dalam sistem ISLAM juga ada sanksinya.

Islam juga menetapkan syariat yang menjaga interaksi, baik antara laki-laki dan perempuan maupun interaksi sesama jenis. Islam menjelaskan batasan aurat bukan hanya antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga batasan aurat sesama jenis. Islam juga melarang untuk tidur dalam selimut yang sama. Rasulullah saw. bersabda, “Tidak boleh bagi seorang laki-laki melihat aurat laki-laki dan wanita melihat aurat wanita. Dan tidak boleh seorang laki-laki dengan laki-laki dalam satu selimut dan wanita dengan wanita lainnya dalam satu selimut.” (HR Muslim)

Sejumlah sanksi yang negara berikan tegak atas dalil syariat. Rasulullah saw. bersabda, “Siapa saja yang kalian jumpai melakukan perbuatan kaum Nabi Luth as. maka bunuhlah pelaku dan pasangannya.” (HR AbuDaud, Turmudzi, Ibnu Majah)

Islam menetapkan bahwa hukuman bagi pelaku homo seksual adalah hukuman mati. Demikian juga pelaku lesbi dan perilaku menyimpang seksual lainnya, jenis sanksinya diserahkan pada Khalifah. Rasulullah bersabda, “Lesbi (sihaaq) di antara wanita adalah (bagaikan) zina di antara mereka.” (HR Thabrani)

sanksi tersebut wajib negara laksanakan. Selain sebagai langkah pencegahan untuk melindungi fitrah generasi, ini juga akan memberi efek jera agar tidak ada lagi yang melakukan perbuatan kaum sodom.

Dalam sistem Islam sudah kumplit dan sudah jangan ragu lagi kita sebagai umat Islam harus mendukung dan mendakwahkan Islam untuk bisa diterapkan, pilih Islam, jangan yang lain karena haya dengan sistem ISLAM bisa memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Negara ini bahkan didunia.

Waallahu a'llam biasawab

YOUR REACTION?

Facebook Conversations