Reportase: Maman El Hakiem

Keberadaan masjid adalah kebutuhan utama kaum muslim untuk beribadah. Sarana yang harus mendapat perhatian khusus baik perawatan, maupun kemakmurannya agar jamaah merasa nyaman dan aman.

Masyarakat Desa Sindangwasa Kecamatan Palasah sangat merindukan adanya masjid yang representatif secara fisik dan menjadi ikon kebanggaan warga. Jika melihat kondisi Masjid Al Mubarak Sindangwasa saat ini telah lapuk di makan usia, atap bangunannya sudah rapuh, kalau hujan bocor dan secara fisik bangunan sudah banyak yang rusak.

Itulah yang menjadi alasan warga setempat berencana merehab kembali masjid yang telah berusia puluhan tahun dan terkesan seperti “mushola” tersebut. “Sudah seharusnya masjid Al Mubarak ini dipugar dan diperbaiki agar mampu menampung jamaah lebih banyak, karena kalau shalat jum’at jamaah sampai ruangan balai desa, fasilitas wudlu  juga harus diperhatikan.” Tutur Aef Slamet Rahardjo, aparat desa Sindangwasa.

Hal itu pula yang membuat tekad warga untuk mengadakan rereongan atau kotak amal dari tiap rumah untuk penggalangan dana masjid. “Toples permen atau kaleng kue bisa digunakan untuk menyimpan uang sisa jajan anak atau belanja kebutuhan sehari-hari sebagai kotak amal untuk pembangunan masjid.” Ucap Tata Winata, S.S. salah seorang panitia dalam acara rapat warga rencana pembangunan masjid di Balai Desa Sindangwasa, Sabtu, 8/5/2021.

Pada kesempatan tersebut hadir Ketua DKM Al Mubarak Sindangwasa,Iding Sahidin SPd.I, ketua panitia pembangunan masjid, H. Hadi, aparat desa dan tokoh masyarakat  yang memberikan dukungan atas rencana pembangunan masjid tersebut. Bahkan, ada beberapa warga yang secara spontan memberikan sumbangan yang nilainya cukup besar karena merasa tergugah dengan keberadaan masjid yang secara lokasi berada pada titik strategis dengan akses yang mudah dari jalan utama Cirebon-Bandung.

Inisiatif warga dengan adanya kencleng kotak amal, selain membiasakan diri untuk berinfak tiap hari, juga sebagai kemandirian warga dalam upaya menggalang dana agar segera terwujudnya bangunan masjid yang akan menjadi kebanggaan atau ikon Sindangwasa di kemudian hari sebagai masyarakat yang religius, berkembang dan mandiri. Ujar salah seorang tokoh masyarakat, Dede Rusnadi memberikan komentar.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations