Oleh: Nursih Ummu Sayyid

"Kami telah hidup di bawah pengepungan selama bertahun-tahun. Hidup kami menjadi sulit. Kami ingin hidup dalam kondisi yang lebih baik. Saya tidak tahu siapa yang bertanggung jawab atas ini...," ungkap seorang ibu rumah tangga di Gaza Palestina.

Hati ini gerimis, ketika membaca ungkapan terakhir seorang ibu di Gaza "Siapa yang bertanggung jawab atas ini?" Ya Robb, ini adalah salah satu dari sekian curahan hati umat muslim di Palestina, atas apa yang dialami selama bertahun-tahun. Hidup dalam kedzaliman zionis Yahudila'natullah, tak ada yang menjamin kebutuhan mereka, tak ada yang menjaga dan melindungi keamanan hidup mereka.

Ar-Rahman, setiap kumendengar bahkan menyaksikan langsung peristiwa yang terjadi di Palestina. Menimpa kaum muslim di sana. Baik pria atau wanita, bahkan seringkali kulihat anak-anak yang tak berdosa. Mereka menangis karena konflik yang terjadi. Menyerang sekuat tenaga saat tentara Yahudi memperlakukan mereka dengan tak manusiawi. Memporak-porandakan tempat tinggal mereka hingga hancur tak berpondasi. 

Hatiku menangis, melihat mereka berlumuran darah, saat zionis la'natullah menyerangnya. Bahkan, banyak diantara mereka yang menjadi syuhada. Bertahun-tahun Yahudi Isr4el berkuasa. Memerangi saudara aqidahku tanpa rasa. Mereka ingin dianggap sebagai sebuah negara. Tapi, cara mereka dengan jalan paksa.

"Sungguh Yahudi la'natullah, Allah tak pernah tidur, Allah melihat semua apa yang kalian lakukan pada saudara kami. Allah akan membalasnya dengan ganjaran yang setimpal, sesuai dengan apa yang kalian perbuat. Tempat abadi kalian adalah neraka jahannam. Selamat menikmati azab Allah yang sangat pedih dan kekal," doaku hari ini.

Maafkan aku wahai kaum muslim di Palestina, aku takut jika kalian kelak akan menuntutku di akhirat. Karena, aku tak melakukan apa-apa selain doa dan dakwah menegakkan Khilafah. Sebab, yang bisa melindungi kalian hanya Khalifah yang menerapkan syariah. Membebaskan kalian dengan mengirimkan pasukan jihad yang akan memerangi zionis Yahudi la'natullah. Menghapus air mata kalian dengan kebahagiaan. Menghilangkan ketakutan kalian dengan menjaga keamanan. 

MasyaAllah, sungguh umat Islam merindukan pemimpin yang bertanggung jawab atas rakyatnya. Aku hanya bisa berdoa dan berjuang agar Islam diterapkan. Terkadang, aku malu ketika dakwah tak maksimal. Padahal, aku tahu tentara Isr4el tak pernah berhenti menyerang kalian, meski dengan banyaknya kecaman dari beberapa negara, juga gencatan senjata menuju perdamaian. Mereka tak kan pernah berhenti hingga meraih kemenangan. 

Sebagaimana apa yang Allah sampaikan dalam Qs. At-Taubah:10. Allah Swt berfirman: 

لَا يَرْقُبُونَ فِى مُؤْمِنٍ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ وَأُو۟لَٰٓئِكَهُمُ ٱلْمُعْتَدُونَ 

Artinya: Mereka tidak memelihara (hubungan) kerabat terhadap orang-orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. 

Sungguh, mereka itu sangat licik, tak bisa diikat dengan perjanjian. Butuh pasukan jihad untuk membungkam kesombongan mereka. Tak sebanding senjata mereka dengan kaum muslim di Palestina. Meski, bermodal batu yang ada, melawan setiap serangan yang terus mendera. Tapi, kami yakin akan pertolongan-Mu Ya Allah. Karena, makar Allah lebih dahsyat dari siapa pun. 

Ya Robb, kami merindukan pemimpin Islam, yang tak rela sejengkal tanah Palestina pun diambil mereka. Penguasa yang rida ketika dirinya harus terpotong-potong, lebih ringan dari pada melepas Palestina. (Sultan AbdulHamid II). Ya Allah hanya dalam sistem Khilafah kami menemukan sosok ini. 

Saudaraku di Palestina, janganlah kau tuntut aku kelak diakhirat. Mempertanyakan di mana aku saat kalian diserang? Di kala kalian terusir? Ketika terpisah dengan keluarga kalian? Sungguh, aku tak sanggup. Aku tahu ujian kalian berat, Allah mampukan kalian melewatinya. Keimanan kalian tak pernah luntur, bahkan terus meningkat kepada-Nya. Aku iri dengan keimanan kalian, tapi Allah lebih tahu siapa hamba-Nya yang diberi ujian. Karena, Allah menguji tak mungkin di luar batas kemampuan hamba-Nya. 

Dengan keimananmu yang tinggi saudaraku, mari kita sama-sama berdoa. Agar Allah meruntuhkan kekuasaan Yahudi dan sekutunya. Agar Islam segera diterapkan dalam kehidupan. Agar kalian tak berjuang sendiri melawan peperangan. Karena, akan ada Khalifah yang menjaga dan melindungi kalian. 

Tapi, untuk mewujudkannya kita perlu bekerja keras. Menyampaikan dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia, agar umat sadar akan kebangkitan. Karena, kita tahu mereka zionis Yahudi la'natullah takut dan akan lari kocar-kacir, ketika kaum muslim bersatu dalam naungan Khilafah. InsyaAllah, Al-Khilafah Wa'dullah (Khilafah Janji Allah). Allahu Akbar!!! 

YOUR REACTION?

Facebook Conversations