Oleh: Ummu Halwa

Tahun 2022 telah berjalan di atas beragam problem umat yang belum juga tuntas dengan kebijakan yang ada di negeri +62.

Masa pandemi yang makin miris dengan hiruk-pikuknya, kekerasan seksual pada perempuan, perekonomian, nasib pekerja, dan sebagainya seakan berserabut masalah cabangnya.

Sebagaimana fakta berikut, diantaranya:

1. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy mengatakan, jika dilihat secara umum sektor-sektor yang mempekerjakan banyak pekerja misalnya ritel dan manufaktur memang secara upah ternyata relatif lebih kecil. https://economy.okezone.com/read/2021/06/02/320/2418871/duh-kesejahteraan-buruh-di-indonesia-masih-rendah.

2. Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, merasa miris melihat kasus kekerasan terhadap anak tetap tinggi di masa pandemi, saat di mana mereka justru terus dekat dengan keluarga. Berdasarkan catatannya, ada 2.726 kasus kekerasan terhadap anak sejak Maret 2020 hingga Juli 2021 ini dan lebih dari setengahnya merupakan kasus kejahatan seksual. 

https://m.republika.co.id/berita/qz2kw5430/meningkatnya-kekerasan-terhadap-anak-saat-pandemi

3. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus bekerja memberantas tindak pidana korupsi. Pada tahun 2021 ini, KPK mengaku sudah menangani 101 perkara korupsi dengan menjerat 116 tersangka hingga November 2021.

https://m.liputan6.com/news/read/4810545/kpk-tangani-101-perkara-korupsi-dengan-116-tersangka-sepanjang-2021

Umat tentu memiliki harapan besar agar kondisi yang miris ini segera terselesaikan. Sudah fitrahnya manusia ingin memiliki kebahagiaan dan kenyamanan hidup di dunia ini. Karena kesadaran akan mengumpulkan pundi-pundi amal kebaikan tertancap kuat untuk bersiap bertemu Rabbnya di akherat kelak.

Begitu besarnya pengaruh pandangan hidup kapitalisme sekuler yang mengakar dalam benak umat butuh proses melahirkan kesadaran untuk kembali pada kebijakan Allah SWT.

Proses ini tentu didorong oleh kekuatan iman dan memegang Islam bukan sebatas agama saja. Namun, memegang Islam secara utuh dan menyeluruh layaknya Rasulullah saw. mencontohkan bagaimana seharusnya seorang muslim, gambaran nyata menjadi penguasa, hingga peran masyarakat dalam menjaga kesadaran politik sesuai aturan Allah SWT.

Setiap permasalahan umat tentu memiliki solusi tuntasnya. Syaratnya tentu bukan dengan solusi yang ditawarkan manusia dengan beragam aturan buatannya. Namun semua kembali pada bagaimana seharusnya umat memahami pentingnya menerapkan semua aturan Allah SWT. secara sempurna dan menyeluruh. Institusi yang mampu dan tepat untuk menerapkan aturan Allah SWT. secara sempurna dan menyeluruh seperti institusi pertama di Madinah Al Munawwarah maupun yang diterapkan juga oleh para Khulafaur Rasyidin. Institusi ini terbukti telah mampu menjaga kemuliaan umat manusia meski beragam budaya, suku, agama, warna kulit, dan lainnya. Institusi ini juga terbukti luar biasa menyejahterakan masyarakatnya dengan sistem ekonomi Islam tanpa memanjakan umat.  Sistem kesehatan, informasi, pendidikan, hukum peradilan, sosial, pergaulan dan semuanya terlaksana sesuai aturan yang Allah SWT. tentukan. Institusi ini mampu menguasai 2/3 dunia. Dialah institusi dengan penerapan Islam Kaffah.

Dalam penerapan Islam Kaffah, permasalahan seputar perempuan tentunya segera teratasi dengan beragam aturan syariat Islam yang menjaga dan mengatur bagaimana kehidupan sosial dan interaksi perempuan yang kokoh dengan kemuliaannya.

Permasalahan pekerja, buruh juga akan dirinci bagaimana seharusnya sikap dan kebijakan negara untuk para pemilik perusahaan maupun pekerjanya. Dalam hal tindak korupsi, bencana alam dan permasalahan lainnya dicegah secara maksimal dengan menutup celah-celah kesalahan sikap manusia agar tidak terbuai dan lalai dengan segala kenikmatan berupa harta, keindahan alam dan sebagainya. Ketika berwisata pun, Islam juga memiliki aturan yang luar biasa sehingga alam dan tujuan berwisata juga terjaga hanya meraih keridhaan Allah SWT.

Inilah saatnya untuk berpacu dengan waktu dan kesempatan hidup kita menjadi insan terbaik. Insan yang menyadari akan permasalahan diri dan umat. Insan yang tanpa nanti untuk taat dan giat untuk memperjuangkan hingga terus mengajak amar makruf nahi mungkar. Insan yang sadar bahwa menyampaikan solusi sesuai Islam kaffah menjadi ladang pahalanya. Semoga Allah SWT. memudahkan segala urusan para pejuang kebaikan solusi tuntas permasalahan umat ini. Aamiin.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations