Oleh: Romi Yufiani

Garuda Airlines (GA) satu satunya maskapai kebanggaan Indonesia. Yang dulu terbang dengan sayap kokohnya,saat ini dia sedang sekarat. Seperti kata pepatah "hidup segan mati tak mau".

Garuda ku tak lagi terbang tinggi. Symbol kebanggaan negri kini sedang mati suri. Karena salah pengelolaan dan kepengurusan yang rapuh, Garuda tak lagi mampu mengepakkan sayapnya.

Dahlan Iskan (mantan Mentri BUMN) menyampaikan, maskapai ini mempunyai hutang sebesar Rp 12 Trilyunan kepada Pertamina.. Nilai yang sangat fantastis untuk maskapai setaraf Garuda. Yang mempunyai pelayanan yang eksklusif dengan tarif yang tinggi dibanding dengan maskapai swasta yang lain. Ini adalah aset negara yang harus dipertahankan agar kepemilikan tidak jatuh ke tangan asing. Seperti buah simalakama,maju kena mundur kena. Harus hutang atau dijual,yang akhirnya dikuasai oleh pihak swasta. Masak iya mau berhutang lagi, mau dibayar pakai apa. Hutang menggunung bisnis tiada untung.

Penerbangan merupakan salah satu alat transportasi. Yang selayaknya bisa dikelola oleh negara untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Tapi semua itu mustahil terlaksana selama negara masih bersandar pada hutang dan pajak. Sudah banyak aset kepemilikan yang seharusnya milik negara tapi jatuh ke tangan asing. Negara hanya sebagai fasilitator antara kapital dan perusahaan.

Dalam Islam,negara harus bisa mandiri. Tidak bergantung pada negara lain. Oleh karena itu, dalam Islam ada beberapa kepemilikan. Kepemilikan individu,umum dan negara. Kepemilikan individu,setiap orang bisa memiliki harta dengan sebab sebab tertentu (bekerja, waris dll). Kepemilikan umum, harta yang setiap orang mempunyai hak dan andil didalamnya. Harta ini tidak boleh dimiliki oleh individu atau kelompok. Kepemilikan negara,negara berhak mendistribusikan harta tersebut sesuai hukum syariat. Harta milik negara digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang menjadi kewajiban negara untuk meriayah rakyatnya.

Begitulah kepemilikan didalam Islam. Sangat adil karena bersumber dari Sang Pencipta. Hanya solusi islamiah yang bisa menyelesaikan carut marut masalah yang ada di negri ini. Adakah solusi yang hakiki selain Islam?.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations