Oleh: Vazrin
Pada akhir 2019 virus corona datang menyapa yang awal mula berasal dari wuhan, Cina. Hingga kini virus yang disapa covid-19 ini sudah tour keliling dunia, hingga saat ini sudah sampai di Indonesia termasuk Bogor.
Freepik.com

Tentu Pemda Bogor telah mengeluarkan kebijakan untuk mengantisipasinya. Seperti melakukan pembelajaran jarak jauh yang diberlakukab untuk para mahasiswa.

Dilansir dari radarbogor.id bahwa Rektor UNPAK, Bibin Rubini mengatakan, Untuk keseluruhan belum. Namun, beberapa prodi sudah melakukan kuliah jarak jauh (13/3/2020).

Adapun kebijakan Pemda lainnya yaitu ditiadakannya CFD (Car Free Day) untuk sementara. “Tunda semua kegiatan yang melibatkan skala massa yang banyak. Tinjau kembali semua rencana dan izin kegiatan baik Pemkot atau pun warga di seluruh Kota Bogor. Dishub berkoordinasi dengan kepolisian untuk meniadakan sementara car free day (CFD) sampai kondisi memungkinkan,” kata Bima Arya melansir dari radarbogor.id.

Ini merupakan salah satu usaha pemerintah untuk mengatasi penyebaran wabah corona. Namun pada kenyataannya hanya dengan usaha ini tidak bisa melumpuhkan covid-19. Sebab cara ini tidak bisa memaksa  orang untuk tetap diam di rumah.

Sudah pasti islam selalu ada solusi disetiap permasalahan. Dengan adanya wabah virus ini islam mempunyai solusi jitu. Karena pada masa Rasulullah saw. Pernah ada wabah penyakit menular dan mematika yaitu kusta. Pada saat itu belum diketahui obatnya. Lalu upaya Rasulullah untuk menangani wabah ini adalah menerapkan karantina atau isolasi terhadap penderita. Beliau bersabda:

اَ تُدِيمُوا النَّظَرَ إِلَى الْمَجْذُومِينَ

Janganlah kalian terus-menerus melihat orang yang mengidap penyakit kusta (HR al-Bukhari).

Tetapi pada saat ini ada orang yang mengira kebijakan untuk tidak shalat di masjid adalah suatu pelanggaran. Dalam pandangan islam itu bukanlah pelanggaran, tapi itu adalah ketaatan kiita kepada Allah agar kita tidak tertular wabah penyakit. Bukan berarti yang rajin ibadah akan terhindar dari penyakit, karena saat terjadinya wabah tho’un pun ada sahabat yang wafat karenanya. Abu Hurairah ra. menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Jauhilah orang yang terkena kusta, seperti kamu menjauhi singa.” (HR al-Bukhari).

 

Rasulullah saw. Juga pernah memperingati umatnya untuk tidak masuk ke daerah yang terjangkit wabah, dan sebaliknya orang yang berada di tempat yang terkena wabah tidak boleh keluar. Beliau bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمْ بِالطَّاعُونِ بِأَرْضٍ فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا

Jika kalian mendengar wabah terjadi di suatu wilayah, janganlah kalian memasuki wilayah itu. Sebaliknya, jika wabah itu terjadi di tempat kalian tinggal, janganlah kalian meninginggalkan tempat itu (HR al-Bukhari).

Pada saat ini solusi itu belum terjadi sepenuhnya. Masih banyak orang yang berasal dari tempat yang terjangkit wabah mengunjungi tempat yang masih steril. Jika khilafah tegak pastilah solusi ini akan diterapkan, dan kemungkinan kecil wabah ini tertular ke daerah lain. Dan lagi lagi hanya islam mah solusi yang hakiki untuk umat.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations