Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) terbelah menjadi dua kubu. Perpecahan itu terjadi usai pemecatan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara sebagai direktur utama perusahaan.
Foto: rmol

Saat ini, ada dua kubu yang pro dan kontra dengan masalah internal perusahaan yang mengemuka usai Ari dipecat. Di satu sisi, muncul IKAGI yang diketuai Zaenal Muttaqin. IKAGI kubunya membeberkan berbagai masalah di tubuh perusahaan selama masa kepemimpinan Ari Askhara.

Di kubu berlawanan, ada IKAGI lain kubu Achmad Haeruman. Kubu tersebut membantah semua masalah yang dibuka Zaenal Cs. Salah seorang anggota IKAGI dari kubu Zaenal, Hersanti, yang juga mengaku sudah 30 tahun bekerja di Garuda Indonesia menyatakan asosiasi resmi diketuai oleh Zainal. Menurutnya, Achmad merupakan ketua IKAGI hasil bentukan Ari Askhara.

"Saya kenal Achmad, itu teman saya juga, tapi Achmad pembentuk IKAGI yang baru, yang dibentuk Ari Askhara. Jadi IKAGI yang lama itu Zaenal dan Jacqueline (Sekjen IKAGI)," katanya kepada awak media di Kementerian BUMN, Senin (09/12/2019).

BACA JUGA:

Dari kubu Zaenal, para awak kabin kerap mengeluhkan buruknya kebijakan di era kepemimpinan Ari Askhara. Kebijakan buruk dianggap telah merugikan pekerja.  Kebijakan merugikan tersebut salah satunya berkaitan dengan perubahan ketentuan inap pada rute penerbangan luar negeri yang cukup panjang hingga mutasi tanpa alasan yang jelas.

Namun, semua itu dibantah oleh Achmad. Menurutnya, ketua IKAGI yang resmi dipegang oleh dirinya. Ia mengisahkan IKAGI mulanya didaftarkan ke Kementerian Ketanagakerjaan sekitar 2001. Setelah itu, sempat pula didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM oleh Zaenal pada 2016.

Setelah itu, IKAGI berubah status dari asosiasi perkumpulan menjadi badan hukum. Namun, menurutnya, pada saat itu pula Zaenal mengakhiri masa tugasnya sebagai ketua. Sementara Achmad mengklaim bahwa per 14 September 2019, IKAGI berada di bawah kepemimpinannya dengan wakil Mega Wijana.

"Saudara Zaenal mengaku sebagai ketua IKAGI, padahal secara legal dan formal diketahui bahwa Zaenal, Ketua Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia dan perkumpulan itu terdaftar di Kemenkumham, bagian dari ormas berbadan hukum," ujarnya.



YOUR REACTION?

Facebook Conversations