Kementerian Perhubungan memastikan nantinya kereta api (KA) jarak jauh tak lagi dilayani di Stasiun Gambir. Hanya saja, untuk mencapai hal tersebut, banyak proses yang perlu diselesaikan terlebih dahulu, khususnya proyek jalur dwiganda di Stasiun Manggarai.
Foto: tribunnews

Kasubag Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Supandi, mengatakan, pada akhir 2021 KA jarak jauh ditargetkan sudah tak berhenti di Stasiun Gambir. Dengan begitu, penumpang KA jarak jauh tidak lagi dilayani di Stasiun Gambir.

"Jadi, prinsipnya saat Stasiun Manggarai sudah selesai dan beroperasi (jalur dwiganda), maka KA jarak jauh berhenti di sini, tidak di Stasiun Gambir lagi," kata Supandi, Selasa (08/10/2019) kemarin.

Oleh Karena itu, pemerintah tengah mengebut pembangunan jalur bertingkat di Stasiun Manggarai. Pembangunan jalur tersebut untuk mempermudah lalu lintas kereta, termasuk kereta Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini telah dioperasikan di Stasiun Manggarai.

Direktur Prasarana Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Heru Wisnu mengatakan, Stasiun Manggarai akan dibuat tiga jalur. Semula, di Stasiun Manggarai terdapat tujuh jalur aktif untuk melayani perjalanan kereta api dari enam arah.

BACA JUGA:

Ketujuh arah tersebut, yaitu jalur utama Jakarta Kota-Lintas Utama Jawa, KRL Jakarta Kota-Bogor, KRL Jakarta Kota-Bekasi, KRL Jatinegara-Bogor, KRL Feeder Duri-Manggarai, dan Lintasan Angkutan Barang Merak-Citayam-Nambo serta Sukabumi-Kampung Bandan.

Semua operasi tersebut berada dalam satu bidang sehingga terjadi antrean untuk memasuki Stasiun Manggarai. Antrean tersebut mengganggu kelancaran arus penumpang serta barang karena jumlah penumpang kereta api yang terus meningkat.

Oleh sebab itu, Stasiun Manggarai dibuat bertingkat yang merupakan bagian dari proyek dwiganda untuk pemisahan jalur sehingga mengurangi antrean kereta masuk. “Nantinya, Stasiun Manggarai akan diatur memiliki tiga jalur,” ujar Heru.

Wisnu juga menjelaskan, KA jalur utama akan berakhir di Stasiun Manggarai dan sebagian di Stasiun Pasar Senen. Dengan begitu, lanjut Wisnu, KRL tidak berpotongan dengan KA jalur utama di lintas tengah Manggarai-Kota.



YOUR REACTION?

Facebook Conversations