Alhamdulillah acara My Hijrah My Adventure (MHMA) pada hari Ahad tanggal 27 Oktober 2019 telah terselenggara dengan baik. Acara MHMA ini dihadiri puluhan remaja yang ada disekitar kota Bogor.

Bagaimana acara MHMA ini terselenggara? Yuk kita simak Bersama-sama. ^^

Menjadi pelajar merupakan Masa-masa yang paling berenergi, kreatif, energik yang penuh potensi untuk menjadi hebat. Kenapa sih dari tadi kita bahas tentang pelajar? Karena tema kita pada acara MHMA ini terkait dengan pelajar. Apa tuh temanya? Yup, tema kita ada Pelajar Hebat Taat Syariat. 

Tema ini disampaikan oleh pembicara kita, yaitu Kak Nursih sebagai pengamat remaja. 

Pembukaan pembahasan dibuka dengan pembacaan surat Az Zumar ayat 9. 

"...Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran."

Menjadi pelajar hebat ada prinsipnya. Dengan kunci Taat kepada Allah 

1. Punya mental berkontribusi. Untuk menebarkan Islam keseluruhan masyarakat. 

2. Tetap Belajar. Bukan hanya di bangku sekolah, tapi bisa dengan baca buku, menghadiri Kajian-kajian Islam dll

3. Sabar menjalani proses. Tidak ada yang instan dalam kehidupan ini. Karena makan mie instan aja kita beli dulu dan memasak ya, baru deh bisa hap. Hehe 

Apalagi dalam menimba ilmu, 

4. Berdakwah. Tugas kita adalah menyampaikan kebenaran dan mencegah kemunkaran. 

Ngomong-ngomong tentang pelajar, jadi timbul pertanyaan nih, sekarang udah pada punya belum ya 4 prinsip diatas?? 

Pembicara menjawab dengan fakta-fakta di lapangan mengenai realita remaja yang kebanyakan jauh dari 4 prinsip tersebut. 

Hal ini dipaparkan dengan banyaknya pelajar yang membentuk geng motor, geng sekolahan yang kerap mem-bully, corat-coret seragam pasca kelulusan sekolah. Gadget mania, untuk stalking yang unfaedah. Tawuran antar pelajar. Maraknya penggunaan narkoba. Pergaulan bebas. Miras merajalela di kalangan pelajar. LGBT dll yang membuat kita mengelus dada karena miris dengan kondisi kebanyakan pelajar di zaman milenial ini. 

Dan para peserta meng-iya-kan realita miris yang disampaikan oleh pembicara. 

BACA JUGA:

Pembicara memberikan tips untuk terhindar dari maksiat agar menjadi Pelajar Hebat Taat Syariat yakni :

1. Takut kepada Allah 

2. Menjaga pergaulan (menjaga interaksi dengan lawan jenis) 

3. Sabar dalam ikhtiar proses belajar. 

4. Jadikan Islam sebagai berbagai solusi permasalahan kehidupan kita 

Pemaparan ditutup dengan penayangan video renungan yang mengajak kita untuk terus memperbaiki diri, menjauhi maksiat dan semakin mendekat pada Allah. Selain penayangan video, pembicara juga mengajak para peserta ketika ingin menjadi Pelajar Hebat Taat Syariat maka harus mau mengkaji Islam. 

Setelah Pemaparan materi dari pembicara, panitia melanjutkan acara dengan pembentukan kelompok untuk kajian Islam sebagai bentuk komitmen para peserta yang semangat untuk mengkaji Islam, demi terwujud cita-cita mulia mau menjadi Pelajar Hebat Taat Syariat. 

Setelah sesi diskusi kelompok diteruskan dengan tanya jawab dan pemberian doorprize bagi para peserta yang bisa menjawab pertanyaan dan apresiasi bagi peserta yang datang lebih awal. 

Acara pun ditutup dengan renungan dan doa yang khidmat yang dituturkan oleh Kak Atik. Kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara panitia dan peserta.



YOUR REACTION?

Facebook Conversations