Oleh : Nalita

Lantunan takbir berkumandang
Bahagia saudaraku bersahutan
Ceria sambut kemenangan
Tangan-tangan suci bermaafan

Tapi,

Aku pedih di sini

Di sudut gelap bau darah

Amisnya tusuk hidung telanjangku

Apa dia ibuku, atau ayahku?

Bahkan teriaknya, tak lagi kudengar

Bengis moncong-moncong tak kenal tangis

Kejam bom-bom tak kenal bocah pualam

Laknat Bangsa Kera tak sudi bicara

Adu fisik lawan kami nan lemah

Tapi,

Aku tak takut

Kukejar seribu langkah

Kutumpah segenap resah

Dikau,

Penjahat laknat tak kenal darah

Pantaslah sebutanmu laknattullah

Saudara laki-lakiku regang nyawa

Di tangan kotor penuh noda

Biadab, manusia biadab

Sungguh tak beradab

Wahai, Bangsa Kera

Meski tubuh ini kecil

Meski raga ini mungil

Perjuanganku tak sebentuk kecil ini

Andai nyawa cabut dari badan karenamu, Allah siapkan surga untukku

Wahai Bangsa Laknat,

Kau mengutik Singa tidur

Kalian tak akan menang

Kalian akan remuk hancur

Saudaraku akan bangkit menyerang

Dengan sebuah kemenangan

Janji Rabbku akan datang

Dan,

Muslim siap singsingkan lengan

Ngawi, 19 Mei 2021

YOUR REACTION?

Facebook Conversations