Oleh: Keysa Neva N dan Erlina YD
Ketika adab enggan singgah pada hati para pemuda
Moral pun tak sudi menemani hari-hari
Tergeletak terbuang bak sampah
nospensees.fr

Gilanya negeri ini 

Wajah polos kanak-kanak

Lugu tanpa dosa harus menengadahkan 

Mengharap belas kasihan 


Demi sesuap nasi 

Rusaknya moral negeri ini 

Ketika bergandengan tangan 

Bercinta kasih tak  punya malu


Menikmati angin malam di atas hubungan tak berstatus

Matinya rasa negeri ini

Ketika hasil alam melimpah


Dijarah tak peduli mulut-mulut lapar 

Perut perih tak tertahan

Air liur pun hanya menetes tak berkesudahan 

 

Memetik gitar 

Berlarian demi sesuap nasi

Beralaskan tanah 

Beratapkan langit 

Siang terik 

Malam gelap nan dingin 

Bernaung di bawah jembatan

 

Tengiknya sungai 

Menemani hari-hari 

Perih mata ini 

Sakit hati ini


Ooooh 

Duhai bumi pertiwi 

Dimanakah kasihmu? 

Dimanakah keadilan? 

Dimanakah kesejahteraan itu? 


Jatuh 

Terpuruk 

Terperosok 

Lumpuh 


Tidakkah kau bangkit! 

Bangunlah dari buaian mimpi

Bahkan angan pun tak sampai 

Terbang tak terarah 


Bangun asa

Wujudkan azam 

Raih kasih hakiki 

Dari sang pemilik alam

Agar berkah melingkupi bumi

YOUR REACTION?

Facebook Conversations