Oleh: Maman El Hakiem

Saatnya kau tahu, Nak!
Siapa ibu yang melahirkanmu
Dan ayah yang menorehkan sejarah
Karena kau, anak jaman dari peradaban mulia
Yang sejarahnya dikaburkan
Bahkan dikuburkan penguasa

Kota Angin, 15.10.2021Tidak sepantasnya kau memikul utang

Menanggung beban hidup yang  berat

Harta yang melimpah seharusnya jadi milikmu

Tersimpan di hutan belantara, lautan lepas

Dan tebing-tebing terjal yang menyimpan emas

Mereka, para  pemodal yang merampas

Harta yang  semula titipan 

Telah dijual belikan, bahkan tergadaikan

Karena  utang atas keserakahan


Saatnya kau tahu, Nak!

Bahwa kau terlahir dari rahim ibu pertiwi

Yang bukan ibu tiri

Dipinang dengan ucapan kalimat tauhid

Dari ayah yang  menerapkan aturan syariah

Sehingga dalam tubuhmu mengalir darah

Yang bukan anak haram dari sejarah


Kota Angin, 15.10.2021

YOUR REACTION?

Facebook Conversations