Terupdate, sebanyak 32,1 juta kasus Pandemi Covid-19 di seluruh dunia, dan terhitung lebih dari 981 ribu jiwa tewas. Dalam pidatonya untuk Sidang Majelis Umum PBB ke-75 pada Selasa (22/9) lalu, Trump menyalahkan China atas pecahnya pandemi Covid-19.

Trump menyebut Beijing mengizinkan penerbangan dari negaranya ke negara lain dan menginfeksi dunia. Trump pun kembali melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut Covid-19 sebagai "virus China".

Dubes AS untuk PBB, Kelly Craft memang kembali mengutarakan tuduhan yang sebelumnya dilayangkan Presiden Donald Trump soal China yang bertanggung jawab penuh atas pandemi Covid-19. 

Pernyataan yang beraroma melawan datang dari Duta Besar (Dubes) China untuk PBB, Zhang Jun. Zhang mengatakan Amerika Serikat (AS) telah menciptakan cukup banyak masalah bagi dunia. Hal itu dia sampaikan setelah Washington menuding Beijing menutupi dan bertanggung jawab atas munculnya pandemi Covid-19.

"Saya harus mengatakan, cukup sudah cukup. Anda (AS) telah menciptakan cukup banyak masalah bagi dunia. Sayangnya, kami sekali lagi mendengar suara-suara dari AS yang sangat bertentangan dengan suasana pertemuan," kata Zhang dalam pertemuan anggota Dewan Keamanan PBB yang digelar secara virtual pada Kamis (24/9), dikutip laman CNN.

Dalam pertemuan itu, Zhang menegaskan negaranya menolak tuduhan tidak berdasar. Dubes Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia juga turut menyayangkan sikap Craft dalam pertemuan besar tersebut.

"Kami menyesali fakta bahwa perwakilan AS memilih pertemuan ini dan platform Dewan Keamanan PBB untuk membuat tuduhan tidak berdasar terhadap salah satu anggota Dewan Keamanan," kata Nebenzia.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations