Para ilmuwan di Moskow tengah meneliti teknologi sistem anti pesawat canggih milik Israel. Itu dilakukan setelah rezim Suriah menyerahkan kepada Rusia rudal utuh yang ditemukan di negara itu tahun lalu.
Foto: Russia Beyond

Sebuah rudal dari sistem rudal David's Sling Israel ditemukan utuh di Suriah pada Juli 2018, setelah gagal meledak ketika mencegat sebuah proyektil. Pasukan Suriah yang dikirim ke tempat kejadian menemukan rudal utuh dengan kerusakan kecil, sebelum menyerahkan ke pihak berwenang Rusia.

Setelah dikirim ke pangkalan udara Rusia di Suriah, rudal itu kemudian dikirim ke Moskow untuk penelitian.

Media Cina melaporkan bahwa para ilmuwan Rusia sedang melakukan "rekayasa terbalik" untuk mengungkap beberapa rahasia di balik teknologi tersebut.

BACA JUGA:

David's Sling, awalnya dikenal sebagai Magic Wand, dikembangkan oleh pabrikan militer Israel Rafael Advanced Defense Systems dan Raytheon dari Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Al Araby, Kamis (7/11/2019), sistem rudal anti pesawat ini dirancang untuk melumpuhkan drone, rudal dan pesawat. Selain itu, sistem rudal ini bertindak sebagai "lapisan tengah sistem pertahanan" antara Iron Dome dan Arrow 2 serta Arrow 3.

Israel telah melakukan ratusan serangan terhadap target terkait Iran di Suriah, sejak pecahnya perang di negara itu pada 2011.

Sebagian besar serangan udara terkonsentrasi pada target militer Iran di barat daya dan sekitar Damaskus, tetapi kampanye telah diperluas ke timur negara itu. Milisi yang memiliki hubungan dengan Iran juga dituduh berusaha mengirim drone yang dipersenjatai ke Israel.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations