Lagi dan Lagi, Israel kembali melancarkan serangan udara untuk membalas tembakan roket dari Jalur Gaza, Palestina, pada Kamis (21/4). Aksi saling serang bisa dibilang sebagai aksi perang terbesar tahun ini. Perang di BUlan Ramadhan ini sudah dimulai dari sebelas hari lalu.

Saling serang ini pecah di tengah peningkatan ketegangan antara Israel dan Palestina imbas insiden kekerasan pada Jumat pekan lalu.

Polisi Israel mengklaim, situasi di hari itu mulai tegang ketika puluhan pemuda Palestina berkumpul di Masjid Al-Aqsa pada pukul 04.00. Para pemuda itu membawa bendera Organisasi Pembebasan Palestina dan Hamas.

Menurut polisi Israel, para pemuda itu melempar batu dan kembang api ke arah aparat. Pemuda itu juga disebut sudah menyiapkan tumpukan batu untuk serangan lanjutan.

Kepolisian Israel akhirnya memaksa masuk ke Masjid Al-Aqsa. Bentrokan pun tak terhindarkan. Akibat bentrokan ini, imbasnya setidaknya 150 orang terluka.

Sejak saat itu, situasi makin panas. Bentrokan lanjutan pun semakin memanas pada Minggu (19/4). Sejak saat itu, ketegangan tak berhenti membayangi warga Israel dan Palestina.

Hal itu membuat kelompok Hamas menembakkan roket ke arah Israel, yang langsung dibalas dengan serangan udara. Ketegangan ini disebut-sebut sebagai saling serang terbesar tahun ini yang sudah dimulai sejak perang sebelas hari tahun lalu.

Perang yang sudah berlangsung sebelas hari tersebut merenggut nyawa setidaknya 256 warga Palestina, dan menewaskan 13 orang Israel.

Sama seperti tahun lalu, perang sebelas hari itu juga dipicu ketegangan di tengah bulan suci Ramadan bagi umat Muslim di Palestina.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations