Militer rezim Kim Jong-un menembakkan dua proyektil Korea Utara (Korut) tak dikenal ke arah Laut Jepang, Kamis (28/11/2019) sore. Angkatan Laut Jepang menduga proyektil tersebut sebagai rudal.

Kepala Staf Gabungan Militer Korea Selatan belum bisa mengidentifikasi proyektil itu sebagai rudal atau senjata lainnya. "Korea Utara telah melakukan peluncuran proyektil yang tidak dikenal," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari kantor berita Yonhap.

Menurut laporan Yonhap, militer Korea Selatan sedang melakukan analisis data terkait aktivitas militer rezim Kim Jong-un tersebut. Dinas Keamanan Angkatan Laut Jepang menduga dua proyektil yang ditembakkan Korut tersebut merupakan misil terbaru.

"Peluncuran, mungkin misil, telah dilakukan dari wilayah Korea Utara," kata dinas itu seperti dikutip NHK. "Rudal itu jatuh ke Laut Jepang, kemungkinan besar di luar zona ekonomi eksklusif Jepang."

BACA JUGA:

Tembakan dua proyektil sore ini merupakan peluncuran yang kedua belas oleh militer Korut sejak bulan Mei. Insiden itu terjadi beberapa hari setelah media pemerintah Korea Utara melaporkan bahwa Tentara Rakyat Korea (KPA) telah melakukan serangkaian latihan artileri di dekat perbatasan maritimnya dengan Korea Selatan, di mana Kim Jong-un hadir dalam latihan tersebut.

Menurut laporan itu, Kim Jong-un memerintahkan angkatan bersenjata Korut untuk melakukan "latihan perang seperti nyata" pada tingkat intensitas yang lebih tinggi.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations