Kamboja meminta Indonesia menangkap tokoh oposisi Mu Sochua. Mu Sochua sebelumnya sempat mengadakan jumpa pers di Jakarta. Permintaan itu disampaikan lewat keterangan pers Kedubes Kamboja di Jakarta tertanggal 6 November 2019. Mu Sochua sendiri adalah wakil presiden Partai Nasional Penyelamatan Kamboja (CNRP) yang telah dibubarkan oleh pengadilan Kamboja dan dinyatakan ilegal.
Foto: Al-jazeera

"Dia adalah buronan dan sudah ada perintah penangkapan yang diterbitkan oleh pengadilan kota Phnom Penh pada 2 Oktober atas kejahatan serangan terhadap pemerintah yang terpilih secara sah," demikian pernyataan dari Kedubes Kamboja di Jakarta.

Kamboja menyebut alih-alih menghadapi proses hukum di pengadilan, Mu Sochua justru meninggalkan negara itu dan tinggal di Amerika Serikat. Kamboja telah meminta semua negara ASEAN utuk menangkap dan mendeportasi Mu Sochua ke Kamboja bila tiba di negara ASEAN.

Kamboja mencontohkan langkah pemerintah Thailand yang mendeportasi Mu Sochua pada (20/10/2019) ke Kuala Lumpur ketika dia mendarat di Bandara Suvarnabhumi di Bangkok. Langkah itu disebut seiring dengan semangat ASEAN.

Selain itu, Malaysia juga menahan dua aktivis Kamboja saat mereka hendak terbang ke Bangkok pada Selasa (5/11/2019). Dua aktivis itu adalah pendukung partai oposisi yang dipimpin Mu Sochua.

BACA JUGA:

"Sangat disayangkan bahwa Indonesia, salah satu anggota ASEAN, mengizinkan Mu Sochua masuk ke Indonesia padahal sudah ada perintah penangkapan serta mengadakan aktivitas melawan pemerintahan Kamboja di Jakarta," ungkap Kedubes Kamboja.

Kamboja mengingatkan hubungannya dengan Indonesia yang erat selama 60 tahun. Seiring dengan semangat ASEAN, Kamboja meminta Indonesia menangkap tokoh oposisi itu. "Kedubes Kamboja di Jakarta meminta otoritas Indonesia untuk menangkan Mu Sochua dan mendeportasinya ke Kamboja segera seiring dengan semangat ASEAN," tegas Kedubes Kamboja.

Dilansir dari Antara, Mu Sochua mengadakan jumpa pers di Jakarta pada Rabu (06/11/2019) bekerjasama dengan Kurawal Foundation yaitu organisasi nonprofit yang bergerak di bidang kebebasan media dan penegakan demokrasi yang berbasis di Jakarta. 



YOUR REACTION?

Facebook Conversations