Ahli kosmologi Amerika-Kanada James Peebles dan dua astronom asal Swiss Michel Mayor serta Didier Queloz pada Selasa (8/10/2019) meraih Hadiah Nobel Fisika atas hasil riset yang bertujuan meningkatkan pemahaman tentang tempat tinggal kita di alam semesta.

Ketiga pemenang itu akan menerima hadiah dari Raja Carl XVI Gustaf dalam upacara resmi di Stockholm pada 10 Desember 2019, yang sekaligus untuk memperingati tanggal wafatnya ilmuwan Alfred Nobel. Adapun hadiah yang diperoleh terdiri atas medali emas, sertifikat, dan uang sembilan juta kronor Swedia (sekitar US$ 914.000). Hadiah uang itu akan dibagi kepada tiga pemenang. 

“Peebles memenangkan setengah dari total hadiah atas temuan-temuan teoretis yang telah berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana semesta berevolusi setelah Big Bang,” jelas profesor Goran Hansson, sekretaris jenderal Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia (Royal Swedish Academy of Sciences) dalam konferensi pers. 

Sementara setengah dari uang yang tersisa akan dibagi dua dengan Mayor dan Queloz atas temuan pertamanya pada Oktober 1995, tentang planet di luar tata surya, yang mengorbit di Galaksi Bima Sakti. 

BACA JUGA:

“Temuan-temuan mereka, selamanya mengubah konsepsi kita tentang dunia. Temuan yang dikembangkan lebih dari dua dekade sejak pertengahan 1960-an, kerangka teori Peebles adalah dasar dari gagasan kontemporer kita tentang Semesta,” ujar juri. 

Kerangka teori Peebles tersebut dibangun di atas karya Albert Einstein tentang asal-usul alam semesta dengan segera melihat kembali ke milenia setelah Big Bang, yakni saat sinar cahaya mulai menembak ke luar angkasa. Dengan menggunakan alat dan perhitungan teoretis, ia menggambar hubungan antara suhu radiasi yang dipancarkan setelah Big Bang, dan jumlah materi yang diciptakannya. 

Revolusi dalam Astronomi Karya Peebles menunjukkan bahwa materi yang kita ketahui – seperti bintang, planet, dan diri kita sendiri – hanya mencapai 5%, sedangkan 95% lainnya terdiri dari materi dan energi gelap yang tidak diketahui. Dalam wawancara telepon saat konferensi pers, Peebles mengungkapkan bahwa sebenarnya elemen-elemen itu masih berupa pertanyaan terbuka. 



YOUR REACTION?

Facebook Conversations