Di Yerussalem, Palestina umat Islam terpaksa harus melaksanakan salat tarawih di area parkir komplek Masjidil Aqsa
Foto: tempo.com

Pandemi wabah virus corona (COVID-19) berdampak pada peribadahan umat Islam di seluruh dunia sehingga harus beribadah di rumah. Di Yerussalem, Palestina umat Islam terpaksa harus melaksanakan salat tarawih di area parkir komplek Masjidil Aqsa.

Masjid-masjid di Israel dan wilayah Palestina terpakasa harus ditutup guna mencegah penularan virus corona. Tak terkecuali Kota Jaffa, Yerussalem di mana warganya berbondong-bondong ke masjid untuk melaksanakan salat tarawih, namun kali ini nampak berbeda karena masjid-masjid di sana di tutup.

Hanya saja, seperti melansir dari Reuters para jamaah mempunyai cara lain untuk tetap melaksanakan salat tarawih berjamaah, yakni dengan salat di halaman parkir. Para Jamaah sengaja melaksanakan salat di ruang terbuka dan berdoa di luar kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem, yaitu tempat suci ketiga umat Islam.

Dengan memakai masker dan membawa alas untuk salat masing-masing, ratusan umat Muslim di Kota Jaffa menggunakan tempat parkir sebagai penanda jarak sosial (social distancing) ketika mereka melaksanakan salat Tarawih.

"Kami ingin merasa bahwa ini adalah bulan Ramadan, meskipun ada pandemi virus corona," kata Tarek Ghazi, ketua komite Islam di Jaffa yang membantu mengatur salat di tempat parkir.

Ketika kondisi normal pada bulan Ramadan, ribuan orang Palestina dan para touris atau peziarah akan berkumpul di dalam dan di sekitar komplek Masjidil Aqsa. Di mana peristiwa Isra Miraj dan Nabi Muhammad naik ke langit ke-7.

Sementara itu, Israel seperti melansir dari  worldometers telah melaporkan adanya 230 kematian dan 16.193 kasus positif corona per Ahad (03/05/2020). Sedangkan di Palestina terdapat 2 kematian dan 353 kasus terinfeksi COVID-19.

YOUR REACTION?

Facebook Conversations